Pasangan nomor urut 2 (dua), Petrus Kasihiw dan Matret Kokop (PIT-MATRET) Pilkada Bintuni 2015.

Kubu PIT-MATRET Kecewa Terhadap PSU di Moyeba

SORONG, Cahayapapua.com— Sekretaris tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Teluk Bintuni, nomor urut dua, Petrus Kasihiw dan Matret Kokop (PIT-MATRET), Mohammad Jen Fimbay, mengaku kecewa dengan hasil PSU di Moyeba.

PSU Moyoba digelar Sabtu lalu, 19/3/2016), yang dipantau langsung oleh para pihak terkait, termasuk komisioner KPU RI Arief Budiman.

Jen mengatakan dirinya kecewa sebab relawan Petrus Kasihiw dan Matret Kokop, yang merupakan warga setempat, pemilik hak suara dilarang menyalurkan suara mereka ketika PSU berlangsung.

“Berdasar pantauan tim kami, baik secara langsung maupun melalui rekaman video, relawan PIT-MATRET dilarang masuk. Bahkan ada sekat pemisah, padahal harusnya tidak boleh,” tutur Jen kepada Cahaya Papua, kemarin.

Jen menuding ada indikasi kerjasama antara Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat distrik dengan pasangan nomor urut tiga untuk memenangkan pasangan tersebut.

“Proses PSU tersebut tidak sesuai perintah Mahkamah Konstitusi, karena saat PSU berlangsung PPS sepakati bahwa yang melakukan pencoblosan hanya tokoh-tokoh adat yang sudah diatur oleh mereka untuk memenangkan pasangan nomor tiga. Jadi yang lain tidak bisa coblos, hanya tokoh-tokoh yang sudah diatur itu,” ujarnya.

Dia mengaku pihaknya telah tengah menyiapkan laporan pelanggaran PSU di TPS Moyeba yang akan dilaporkan Panwaslu Teluk Bintuni juga Bawaslu RI di Jakarta.

“Kita sudah siapkan laporan-laporannya dan besok (hari ini) kami akan serahkan ke Panwas, dan Bawaslu. Kita harus berjenjang,” katanya.

Selain menuding adanya keterlibatan petugas TPS setempat, Jen juga menuding aparat keamanan tidak netral dalam mengawal pelaksanaan PSU.

“Pihak keamanan seharusnya melindungi KPU untuk memberikan pemahaman serta memberikan kebebasan jaminan keamanan atas perintah Mahkamah Konstitusi, namun kenyataannya tidak demikian dan melakukan proses pembiaran saat dilakukannya PSU,” ujar dia. |NASIR

Tinggalkan Balasan