Salah satu sudut kampung Anggrem di Manokwari yang akan dikunjungi Presiden Joko Widodo hari ini, Senin 11 Mei 2015. | CAHAYAPAPUA.com | Muhammad Rizaldy

KUNJUNGAN JOKOWI: Warga Antusias, Kandang Babi Dipertahankan Agar Terlihat Asli

Teluk Sawaibu mendadak ramai. Antusiasme masyarakat menyambut Presiden Joko Widodo jelas terlihat dari kesibukan mereka membersihkan lingkungan sekitar. Sejumlah pejabat pemerintah dan kepolisian juga mulai mengunjungi kawasan ini.

Laporan: Muhammad Rizaldy


Salah satu pejabat yang menyempatkan diri mengunjungi kawasan yang dikenal kumuh ini adalah, Kapolda Papua Barat Brigjend Pol. Paulus Waterpauw.

Kapolda datang memastikan kesiapan teknis tempat yang akan digunakan sebagai titik fokus pembagian Tiga Kartu Sakti Presiden Joko Widodo dan tatap muka langsung dengan para nelayan dan buruh.

Di lapangan, sejumlah warga telah membangun panggung tempat duduk tamu undangan yang akan menghadiri kegiatan.

Sementara tempat yang akan digunakan Presiden untuk mengikuti rangkaian kegiatan juga telah tersedia. Tempat itu adalah salah satu rumah warga yang belum rampung di bangun di tepi talut dan tempatnya tepat di pusat kegiatan.

Warga juga membersihkan tumpukan sampah. Jalan bergelombang dan berlubang pun telah ditutupi dengan material kapur.

Pemukiman warga dan beberapa kandang babi yang berjejeran di sisi talut tidak dibongkar dengan alasan untuk menunjukan keaslian kehidupan masyarakat Teluk Sawaibu.

Untuk memastikan daya tampung tempat kegiatan yang diperkirakan akan hadir sebanyak kurang lebih 1000 orang itu, panitia telah menimbun ujung talut sekitar 15 meter.

Saat melakukan kunjungan Kapolda hanya mengendarai sepeda. Dia memastikan keamanan dan kenyamanan Presiden beserta rombongan. Kapolda juga hendak memastikan dalam kunjungan Presiden, nantinya semua kendaraan di parkir di Lapangan Borarsi. Sementara kendaraan yang boleh memasuki areal kegiatan hanya mobil presiden dan rombongan.

Belum pasti apakah Presiden akan melanjutkan perjalanan dengan mengendarai kendaraan sampai di tempat kegiatan atau akan turun di Dermaga Anggrem dan berjalan kaki menuju tempat kegiatan.

Meski 4 hari lagi dikunjungi presiden, aktivitas warga sekitar tempat kegiatan tampak normal. Salah satu warga yang enggan menyebut namanya mengungkapkan, kedatangan Presiden Joko Widodo untuk pertama kalinya di Manokwari, khususnya di kawasan Teluk Sawaibu ini merupakan suatu kehormatan bagi warga Teluk Sawaibu.

“Jarang-jarang ada pejabat yang datang ke tempat ini. Apalagi yang datang ini Presiden, bupati atau gubernur saja kalau datang di kitong punya lingkungan ini saja tong sudah bangga, apalagi yang datang presiden sebagai kitorang punya orangtua sendiri, makanya masyarakat tidak merasa canggung atau takut kalau Presiden datang disini,” katanya.

“Selama ini kita sering nonton di televisi, presiden yang satu ini lebih dekat dengan rakyat, contohnya di Jawa, Presiden sering kunjungi daerah-daerah miskin kota yang kehidupan masyarakatnya menderita,” sambungnya.

Dia berharap kedatangan Presiden dapat memberikan perubahan kepada masyarakat yang hidup di daerah kumuh dengan penghasilan pas-pasan ini. Juga semoga dengan adanya Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera ini dapat membantu masyarakat.

“Saya berharap kalau ada kesempatan menyampaikan harapan kepada Presiden, saya ingin sampaikan agar dapat melihat kondisi kami yang hidup di daerah kumuh dengan memberikan bantuan atau program pemberdayaan bagi kami yang mayoritas nelayan dan pedagang, agar bisa lebih mandiri lagi,” ungkapnya.(*)

Tinggalkan Balasan