Pelantikan pejabat eselon III dan IV oleh Bupati Bernadus Imburi.

WASIOR, Cahayapapua.com— Bupati Teluk Wondama Papua Barat Bernadus A. Imburi  mengingatkan seluruh pejabat dan jajaran ASN lainnya agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dalam bentuk apapun.

Pungli menyebabkan terjadi ekonomi biaya tinggi sehingga memperlambat kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati menegaskan hal itu sewaktu melantik pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemkab Teluk Wondama  di Gedung Sasana Karya di Isei, Sabtu (3/2).

“Saya tegaskan dengan dalih dan alasan apapun jangan lakukan pungli. Jika terbukti, lebih-lebih tertangkap tangan maka tidak ada toleransi apapun. Selain diproses hukum juga bisa diberhentikan dengan tidak hormat,” tandas Imburi.

Dalam sambutannya, Imburi juga mewanti-wanti para pejabat yang baru dilantik termasuk pejabat tinggi pratama agar tidak terlibat gratifikasi.

“Pemkab Teluk Wondama telah berkomitmen untuk memberantas segala bentuk pungli maupun gratifikasi,” kata mantan Kepala Biro Perlengkapan Pemprov Papua Barat ini.

Adapun pejabat yang dilantik sebanyak 340 orang yang merupakan pejabat  eselon III dan IV  seperti Sekretaris pada Dinas/Badan, para Kepala Bidang, Kepala Seksi serta Kepala Sub Bagian. Ikut dilantik para kepala distrik dan lurah.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Bupati juga berharap mereka benar-benar berkontribusi positif bagi percepatan peningkatan kinerja OPD sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta pelayanan masyarakat menjadi lebih baik dan semakin berkualitas.

Ikut hadir menyaksikan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji pejabat, Ketua DPRD Kuro Matani serta Kapolres AKBP Mathias Y. Krey serta para pimpinan OPD. (brv)

 

Leave a Reply