Roberth KR.Hammar |CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Larangan Berkegiatan di Hotel, Wabup Manokwari: Kami Sesuaikan

MANOKWARI – Pemkab Manokwari merespon positif edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang berisi anjuran agar Pemda mengurangi kegiatan di hotel-hotel dalam rangka penghematan anggaran daerah.

Meski begitu, Pemda tetap mengimplementasikan secara fleksibel menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di kabupaten Manokwari. Selain itu menurut Wakil Bupati Roberth KR. Hammar, penerapannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kalau ada tamu penting misalnya duta besar dari luar negeri kan tidak mungkin kita buat di balai desa, kita butuh tempat yang representatif, bukan untuk mau sombong tapi ini juga bentuk penghormatan terhadap tamu yang datang.

Jadi kita fleksibel tapi rasional. Kalau kegiatannya hanya rapat Pemda tapi buat di hotel berbintang, itu tidak rasional, “ ujar Wakil Bupati Roberth KR. Hammar di kantor bupati, Selasa (18/11/2014).

Hammar menambahkan, Pemkab Manokwari memahami anjuran tersebut merupakan bagian dari revolusi mental aparatur pemerintah di daerah agar tidak membelanjakan uang rakyat untuk hal-hal yang tidak penting.

Namun yang terpenting, lanjut Hammar, hal itu harus pula diikuti dengan pengawasan yang ketat untuk menekan kebocoran-kebocoran anggaran negara pada sektor strategis seperti Migas dan sumber daya mineral.

Dengan begitu, anggaran negara yang cukup besar akan bisa terselamatkan sehingga bisa digunakan untuk kepentingan pembangunan.

“Jadi prinsipnya di Manokwari kita sesuaikan saja, karena kita memang jarang buat kegiatan di hotel berbintang, “ tutup Hammar. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan