Masyarakat dari sejumlah kampung di Distrik Manokwari Selatan mengikuti pelatihan tata cara membangun tenda pleton, bagian dari latihan gabungan Pengurangan Resiko Bencana yang diorganisir Yakkum Emergency Unit (YEU), di lapangan sepakbola Sekolah Tinggi Teologi Eriksson-Tritt Manokwari Selasa kemarin.

Latihan Gabungan PRB untuk Bangun Sinergi Hadapi Bencana

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Manokwari merupakan salah satu kabupaten rawan bencana di Provinsi Papua Barat. Oleh karena itu kemampuan dalam hal pengurangan resiko bencana (PRB) menjadi bagian penting yang harus dimiliki masyarakat.

Terkait dengan itu, Selasa (22/9/2015), bertempat di lapangan sepakbola Sekolah Tinggi Teologi Eriksson-Tritt Manokwari di Sowi, Distrik Manokwari Selatan dilakukan latihan gabungan PRB yang dikoordinir oleh Yakkum Emergency Unit (YEU).

Latihan ini melibatkan para pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, SAR,PMI, RAPI, Senkom, TNI serta para pelajar dengan melibatkan masyarakat dari 6 kampung di Distrik Manokwari Selatan yang merupakan kampung binaan YEU.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Manokwari Bastian Salabai yang diwakili oleh Plt. Asisten III Sekda Roberth Rumbekwan.
Project Manager YEU Eli Sunarso menjelaskan, ada 4 bagian penting terkait PRB yang akan dipraktekkan dalam latihan gabungan itu.

Pertama, terkait logistik dan perlengkapan. Para peserta terutama masyarakat akan diberi pelatihan tentang teknik memasang dan membongkar tenda pleton.

Kedua, terkait dapur umum. Dalam hal ini, peserta dilatih bagaimana memasak dalam jumlah besar, mendistribusikan dan membaginya kepada para korban bencana.

Ketiga, terkait kesehatan dan evakuasi. Peserta dilatih bagaimana melakukan evakuasi korban secara benar.

Dan keempat, terkait dengan peringatan dini, pendataan dan komunikasi. Para peserta antara lain dilatih bagaimana menggunakan radio HT.

“Pada sore harinya kita lakukan simulasi, kita asumsikan terjadi bencana dan masyarakat berada di kampung masing-masing kemudian para pihak yang akan datang mengevakuasi, “ ujar Eli.

Diharapkan melalui latihan gabungan seperti itu, dapat terjalin kerjasama dalam rangka membangun sinergi yang baik antara para pihak sehingga ketika terjadi bencana, semua pihak bisa mengambil peran sesuai kemampuan dan bidang tugas masing-masing.

“Harapannya ke depan, para pihak ini akan semakin bersinergi dalam hal PRB. Dan juga kesiapsiagaan dan ketangguhan kita di Manokwari menghadapi bencana semakin teruji dan semakin lebih baik,“ ucap Eli menyebut kegiatan serupa akan digelar di Distrik Tanah Rubuh. |ZACK TONU BALA