ILUSTRASI

Layanan Rumah Sakit Apung Bintuni Masih Terbatas

BINTUNI, Cahayapapua.com—– Rumah sakit apung milik pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni telah melakukan pelayaran perdana ke beberapa distrik yang ada di pesisir daerah tersebut.

Dalam pelayarannya, rumah sakit apung yang merupakan kapal cepat (speed boat) ini baru sebatas memberikan pelayanan kesehatan kebidanan.

Penanggungjawab rumah sakit apung Dinas Kesehatan Teluk Bintuni Muhammad Emil Rafiddeso, Kamis (19/5), mengatakan pelayaran pertama ini dimulai pada Minggu terakhir bulan April lalu.

Distrik yang pertama disinggahi yakni Distrik Babo ia mengatakan diberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada 20 ibu hamil dengan melibatkan dua dokter yakni dokter spesialis kandungan dr. Rudy Manibuy, dan anastesi dr. Reynold Simatupang.

”Pelayanan pemeriksaan ibu hamil di Babo satu hari, pemeriksaan ibu hamil dengan melibatkan dokter spesialis kandungannya dengan menggunakan alat USG untuk mendeteksi kehamilan dan bayi yang ada di kandungan,” kata Kepala Seksi Sumber Daya Kesehatan Dinkes Teluk Bintuni ini.

Dari hasil pemeriksaan di Babo, dia mengakui ada ibu hamil yang kurang gizi. Namun pasalnya, tidak ada yang perlu dirujuk ke RSUD Teluk Bintuni.

Dijelaskannya untuk sementara kapal ini memberikan pelayanan dibidang kesehatan ibu dan anak. Sementara untuk pelayanan kesehatan umum belum bisa dilakukan, karena harus membuat perencanaan terlebih dahulu.

“Kedepannya bukan hanya pelayanan kebidanaan saja tapi pelayanan kesehatan umum. Pelayaran perdana ini nantinya akan dievaluasi untuk meningatkan pelayanan,” ungkapnya.

Menurutnya, dari hasil pelayaran yang melibatkan dua dokter spesialis, ada beberapa catatan yang perlu ditingkatkan dalam memberikan pelayanan kesehatan. Misalnya di dalam kapal tersebut ada ruangan operasi yang belum lengkap peralatannya, sehingga belum bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.

Usai dari Babo keesokan harinya rumah sakit apung yang pertama di Papua Barat ini bertolak ke Distrik Aroba dan Sumuri untuk memberikan pelayanan yang sama kepada masyarakat. (ART)

 

Tinggalkan Balasan