Saharuddin. Foto: CAHAYAPAPUA.com | Toyiban

Legislator: Papua Barat Harusnya Bisa Terapkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com- Pendidikan dan kesehatan bebas biaya harus dapat diupayakan bagi seluruh masyarakat di Papua Barat. DPR, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Papua Barat diharapkan dapat seiya-sekata untuk mewujudkan program ini.

Hal ini disampaikan legislator DPR Papua Barat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Saharuddin, Kamis (18/12/2014).

Sahar mengatakan, pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia. Sebagai wujud pengejawantahan atas perhatian tersebut, Presiden telah mengalokasikan anggaran bagi pendidikan dan kesehatan melalui Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat.

Terkait program tersebut, Kabupaten Teluk Bintuni sudah mendahului dengan mengeluarkan kebijakan pendidikan dan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Sejak tujuh tahun lalu, kabupaten tersebut melahirkan dan menerapkan Peraturan Daerah atau Perda bebas biaya terhadap pendidikan dan kesehatan.

“Kabupaten Teluk Bintuni adalah contoh konkrit, hal ini harus bisa diterapkan di Papua Barat secara umum. Langkah awal yang bisa dibuat adalah membuat regulasi sebagai landasan hukum untuk selanjutnya kita kawal implementasinya,” katanya.

Namun lanjut Saharuddin sebelum regulasi disusun, pemerintah provinsi harus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di Papua Barat, agar keduanya dapat melakukan sharing anggaran dan tidak terjadi tumpang tindih antara provinsi dan kabupaten/kota.

Selain itu, kajian akademik serta uji kelayakan harus dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan tersebut.

Harmonisasi kebijakan antara provinsi dengan kabupaten/kota harus diupayakan agar keduanya berjalan sinergis dalam memandang dan melaksanakan program ini.

Dalam melaksanakan program ini, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni selama ini murni menggunakan dana APBD. “Bintuni bisa, dan dana yang digunakan itu murni dari dana APBD,” imbuhnya. |TOYIBAN

Tinggalkan Balasan