Ilustrasi Persidangan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Manokwari, Sony Alfian Bloger, terpaksa menunda sidang pembunuhan dua mahasiswa Universitas Papua (Unipa), Agustinus Aun dan Tasya Tanesia Sapulete dengan tersangka Agustinus Awom dan Maikel Mihel Mandacan.

Penundaan ini disebabkan oleh mangkirnya lima saksi yang sedianya dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Petra Wonda untuk memeberikan keterangan pada persidiangan tersebut.

Para saksi itu diantaranya Frans Sayori, Jhon, Yansend, Anis Sabija dan Ati. Ketua Majelis Hakim lantas memerintahkan JPU agar memanggil para saksi tersebut pada sidang berikutnya.

Sidang kasus pembunuhan ini cukup menyita perhatian warga Manokwari. Selain dihadiri kelurga kedua korban, gedung pengadilan juga ditumpahi warga yang ingin menyaksikan gelaran sidang. Sejumlah aparat kepolisan bersenjata lengkap terlihat berjaga-jaga.

Agustinus Aun dan Tasya Tanesia Sapulete, ditemukan tewas, Senin 31 Oktober 2016 silam, sekitar pukul 16.00 WIT, di Kampung Pami, Distrik Manokwari Utara.

Keduanya tewas dengan luka tebasan di bagian kepala dan kaki. Kedua tersangka menghabisi korban menggunakan sebilah parang. Berselang beberapa hari usai menjalankan askisnya, Agustinus Awom dan Maikel Mihel Mandacan berhasil dibekuk polisi. (ONE)

Leave a Reply