ilustrasi

Listrik padam, aktivitas pemerintahan Papua Barat lumpuh

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Aktivitas pemerintahan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat, pada Kamis (27/7, lumpuh akibat pemadaman listrik.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Biro Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Papua Barat Penina Maabuat di Manokwari, Kamis, mengatakan, pemadaman listrik berdampak langsung terhadap kinerja pemerintahan.

“Pernah waktu itu Bapak Sekda menerima tamu dari Jakarta. Saat itu lampu mati-mati, ini membuat kita merasa tidak nyaman, karena tamu pasti akan bertanya-tanya, kenapa kantor sebesar ini kok lampunya mati,” ujarnya.

Pemadaman kembali terjadi, Kamis (27/7), kondisi ini sontak membuat aktifitas administrasi dan pelayanan publik di kantor gubernur terganggu.

Pemadaman saat jam kerja berulangkali terjadi di kantor gubernur. Pada Kamis (27/7), pemadaman berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Pada Selasa (25/7) lalu, listrik di kantor itu pun padam. Saat itu, Pemprov Papua Barat sedang menerima kunjungan kerja dari Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI.

Pantuan Cahaya Papia Kamis, para pegawai lingkungan sekretariat daerah, memilih nongkrong di luar gedung. Selain gelap, komputer di seluruh ruangan gendung tersebut tidak dapat dioperasikan.

Masyarakat yang hendak meminta pelayanan pun mengurungkan niat mereka dan memilih duduk di halaman kantor gubernur sambil menunggu listrik menyala kembali.

Pemadaman, tak hanya terjadi dikantor gubernur. komplek pemukiman masyarakat di Manokwari pun turut mengalami hal yang sama.

“Ini sudah terlalu sering dan sayangnya tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari PLN,” kata Rizal salah satu warga Manokwari. (ibn)

Tinggalkan Balasan