SPBU Sanggeng diblokir beberapa waktu lalu. Foto CAHAYAPAPUA.com/Toyiban

Sengketa Lokasi SPBU di Manokwari, Pemilik Siapkan Imbalan 200 Juta

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.comMeski sudah dua kali digelar pertemuan namun hingga kini belum ada titik temu antara keluarga Almarhum Onisimus Kawab dengan M.Simanjuntak terkait konflik lahan di lokasi SPBU Sanggeng di Jalan Yossudarso, Manokwari.

Salah satu keluarga Kawab, Eddy Kawab, kepada CAHAYAPAPUA.com, Selasa (28/10), mengatakan pertemuan akan kembali digelar pada Kamis pekan di Mapolres Manokwari. Ia berharap pada pertemuan nanti sudah ada kesepakatan antara pihaknya dengan pihan M.Simanjuntak selaku pemilik SPBU Yossudarso.

Pada pertemuan Selasa kemarin, masih terjadi tarik menarik antara keluarga Kawab dengan pihak SPBU terkait harga tanah per meter. Menurutnya harga yang diminta pihak SPBU tidak layak, karena terlalu rendah.

Pada pertemuan Kamis besok, akan kembali membahas tentang harga tanah tersebut. “Akan kembali dibicarakan apakah apakah dilanjutkan untuk penyelesaian adat atau kami harus melakukan perlawanan secara hukum terkait eksekusi menyusul putusan pengadilan beberapa waktu lalu,” kata Eddy.

Terpisah, M Simanjuntak mengatakan, dalam penyelesaian persoalan iniia maupun maupun keluarga Kawab sudah sama-sama memiliki itikad baik.

Menyusul persoalan ini Simanjuntak mengaku siap untuk memberikan imbalan berupa rumah atau uang kepada keluarga Kawab. ” Ini bukan ganti rugi. Tapi imbalan, kalau ganti rugi sudah,” katanya.

Jika disepakati dalam pertemuan nanti, pihaknya siap untuk memberikan imbalan uang sebesar 200 juta atau rumah dengan tipe 42.

“Saya sudah siapkan uang sebesar 200 juta atau kalau tidak rumah tipe 42 bertempat Marina. sampai hari ini tadi belum ada kesepakatan,” tandasnya.

Meski belum ada titik temu antara dua belah namun pelayanan di SPBU ini tetap berjalan.|TOYIBAN

EDITOR : PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan