Kantor DPR Papua Barat. SuluhPapua

LP3BH Sayangkan DPRPB Dipimpin Terdakwa Kasus Korupsi

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comLembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari hari ini berencana untuk berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyusul ditetapkannya Robert Melianus Nauw sebagai ketua DPR Papua Barat, Senin (10/11/2014).

Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari Yan Christian Warinussy, mengatakan, Robert Nauw adalah Anggota DPR yang terjerat kasus korupsi berjamaah DPR-PB periode sebelumnya. “Secara hukum dia bermasalah, dia berstatus terdakwa dan terpidana kasus korupsi tersebut,” ujar Warinussy.

Ditetapkanya Robert Nauw sebagai ketua DPR Papua Barat lanjut Warinussy akan mempersulit kerja DPR-PB kedepan. Sebab menurutnya upaya hukum yang kini ditempuh Robert ke Mahkamah Agung tetap berbuah vonis kurungan penjara.

“Ini kasus korupsi, saya prediksi dia akan dipenjara. MA sudah pasti akan memperkuat putusan pengadilan Negeri dan pengadilan Tinggi Papua, ” imbuhnya.

Selain itu, Warinussy kuatir kedepan DPR-PB tidak akan melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat terutama dalam kaitannya dengan agenda pemberantasan korupsi.

Robert yang bermasalah, sebut Warinussy, juga seharusnya legowo menyerahkan tanggungjawab itu kepada anggota DPR lain dari Demokrat yang tidak terjerat dalam kasus korupsi.

Sebelum Kemendagri menerbitkan Surat Keputusan terhadap pimpinan DPRPB itu, Warinussy berharap Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi dapat bertindak tegas memberikan masukan kepada Kemendagri.

Ini penting agar Kemendagri mempertimbangkan kembali nama-nama yang masuk dalam unsur pimpinan DPR-PB. ” Sebelum SK itu diterbitkan, ketua perlu diganti,” katanya. |TOYIBAN

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan