The Macz Man rayakan 102 tahun PSM di Manokwari

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Tim sepakbola kebanggaan warga Sulawesi-Selatan, PSM Makassar, Kamis (21/11) genap berusia 102 tahun. Suporter kreatif tim ‘pasukan Ramang’, The Macz Man di kota ini merayakannya dengan hikmat.

Puluhan Anggota The Macz Man Manokwari, berkumpul di Warung Kopi Daeng di Jalan Trikora, Wosi. Mereka kompak menggunakan baju merah. Sebagian menggunakan songkok tradisional. Sekitar pukul 20.15 WIT, acara perayaan dimulai dengan menyanyikan mars serta meneriakkan yel-yel dukungan bagi tim kesangan mereka. Acara ini juga dihadiri pewakilan The Macz Man Sorong dan Teluk Wondama.

Sesudah itu acara yang diorganisir oleh pengurus The Macz Man Zona Papua barat ini dilanjutkan dengan sambutan salah penasehat The Macz Man, Patrix Barumbun Tandirerung. Patrix mengatakan, organisasi The Macz Man bukan hanya berisi sekumpulan pendukung fanatik PSM.

Sebagai sebuah organisasi atau komunitas, The Macz Man juga adalah modal sosial bagi komunitas warga Sulsel di Manokwari dan warga Manokwari pada umumnya untuk membangun daerah ini. “Lewat organisasi ini, kawan-kawan bisa melakukan banyak hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Jadi bukan hanya nonton bareng,” katanya.

102 TAHUN PSM. Anggota The Macz Man, pendukung PSM Makassar, dalam sebuah kegiatan amal-sosial pada bulan suci Ramadhan lalu. Kemarin kelompok supporter ini merayakan 102 tahun PSM Makassar di Wosi, Manokwari. (Foto: Dok The Macz Man)

Patrix juga menekankan persatuan dan solidaritas sesama anggota, maupun bersinergi untuk hal-hal positif dengan pendukung tim sepakbola lainnya. Pengelolaan organisasi The Macz Man, kata dia hendaknya tak jauh dari nilai-nilai budaya Sul-sel namun tetap peka pada kondisi dan dinamika lokal.

“Ada ungkapan yang sangat kita kenal. Orang Makassar mengatakan, ‘Punna tena siri’nu, paniki paccenu’. Orang Toraja bilang ‘sangkutu’ banne, sangbuke amboran’.  Ada juga prinsip ‘dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung’. Nilai-nilai ini sarat dengan kebajikan, kesetiakawanan, persatuan dan solidaritas. Seharusnya dalam pengelolaan organisasi dan ruang dimana kita hidup, nilai-nilai itu bisa kita terapkan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, organisasi yang baik bersifat dinamis. Itu sebabnya wajar jika terjadi perbedaan perbedaan pendapat.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun, makan bersama, foto dan ngopi bareng sesama anggota.

Perayaan ini juga melahirkan harapan yang membuncah dari seluruh pendukung PSM.  Salah satu anggota The Macz Man, Andi Munawir, berharap Hamka Hamzah dkk menjuarai kompetisi tahun ini. Pasalnya, terakhir kali PSM mengangkat tropi 17 tahun silam.“Perayaan ini menyatukan doa-doa kawan-kawan agar PSM juara,” katanya. (*/cp)

2 comments

  1. Nelwan Oktovian

    THE MACZMAN ZONA PAPUA BARAT keren mentong tawwa…. EWAKOOOOOO THE MACZ

  2. Musim ini PSM memang bgs tpi saya yakin persipura lah jawaranya

Tinggalkan Balasan