Logo BUMDes

Manokwari dorong pengoperasian Bumdes Pulau Mansinam

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Kabupaten Manokwari akan mendorong pengoperasian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengoptimalkan pengelolaan dana desa pada sektor pariwisata.

Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD Manokwari Sumarno di Manokwari, Minggu, mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi pembentukan BUMDes tersebut beberapa waktu lalu.

“Saat itu kami ke sana dan melakukan pertemuan dengan masyarakat. Rupanya masyarakat sudah membentuknya atas inisiatif sendiri, bahkan mereka sudah menyusun draft peraturan kampung,” kata dia.

Peraturan kampung tentang pengelolaan situs Pulau Mansinam tersebut sudah diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Bagian Hukum Setda Manokwari.

Saat ini, kayanya, masyarakat  menunggu rancangan peraturan kampung tersebut disetujui dan disahkan. Draft ini sudah diserahkan sejak Maret 2017.

“Saat ini kami sedang mendorong pemerintah kampung menggelar workshop untuk memastikan pengelolaan situs ini. Sehingga tidak ada tumpang tindih pengelolaan antara BUMDes, Dinas Pariwisata dan Klasis GKI,” sebutnya lagi.

Menurut dia, tiga lembaga tersebut bisa bersinergi dalam mengelola pulau tersebut. Pembagian peran harus dilakukan secara baik sehingga semua dapat berjalan dan situs Mansinam bisa memberi manfaat lebih baik bagi masyarakat, gereja maupun pemerintah daerah.

Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari ini mengutarakan, Mansinam memiliki potensi pariwisata cukup besar. Lokasinya pun strategis karena tidak jauh dari pusat kota Manokwari.

“Mansinam sudah dikenal sebagai tempat wisata rohani bagi umat kristiani di dalam maupun luar negeri. Ribuan pengunjung datang setiap perayaan HUT Pekabaran Injil 5 Februari, bayangkan kalau dikenakan karcis masuk Rp.1.000 saja, berapa pendapatan yang diperoleh,” ujarnya.

Jika situs ini dikelola secara secara baik, kehadiran wisatawan akan menjadi  sumber pendapatan bagi masyarakat, kampung, gereja maupun pemerintah daerah.

“Akan terus kita dampingi Sosialisasi sudah kami lakukan pada Agustus lalu. Saat ini kami sedang menjajaki masalahnya,” pungkasnya. (ibn)

Tinggalkan Balasan