Ilustrasi. | Ist

Manokwari Percepat Penyusunan RAPBD 2015

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Bupati Manokwari Bastian Salabai meminta tim anggaran Pemda (TAPD) secepatnya menyiapkan materi rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun anggaran 2015. Salabai ingin APBD 2015 sudah bisa disahkan DPRD sebelum 31 Desember 2014.

“Sehingga kita tidak terlambat lagi dan bisa kita selesaikan (APBD) tepat waktu dan hasilnya juga baik, “ kata Bupati saat memberi sambutan pada apel gabungan PNS, Senin pagi (15/12/2014) di halaman kantor bupati, Sowi Gunung, Manokwari.

Terkait itu, Bupati juga minta semua SKPD termasuk distrik segera menyerahkan RKA tahun anggaran 2015 kepada TAPD. Ia mengingatkan program dan kegiatan yang diajukan SKPD agar tetap mengakomodasi komitmen bupati mengarahkan pembangunan dari kampung ke kota.

“Sudah menjadi komitmen Pemda 60 persen APBD untuk pembangunan di kampung dan 40 persen di dalam kota. Ini harus diterjemahkan oleh semua pimpinan SKPD, “ tandasnya.

Sekda FM. Lalenoh sebagai ketua TAPD usai apel gabungan juga menyerukan semua SKPD agar segera menyerahkan usulan program dan kegiatan tahun anggaran 2015. Sejauh ini sudah ada beberapa SKPD yang telah menyerahkan RKA-nya.

“Masih ada belasan SKPD yang belum menyerahkan. Kami beri waktu sampai malam ini untuk menyerahkan,“ kata Lalenoh sembari membacakan nama SKPD yang belum menyerahkan.

Untuk diketahui, Kementerian Dalam Negeri akan memberlakukan sanksi baru bagi Pemda yang terlambat mengesahkan APBD. Sanksi baru itu sesuai UU nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pemda yang gagal mengesahkan APBD tahun anggaran 2015 sebelum 31 Desember, maka kepala daerah bersama DPRD tidak akan menerima gaji selama 6 bulan. Ini untuk menggantikan sanksi yang telah diterapkan sebelumnya berupa penundaan DAU.

Kabarnya Mendagri telah mengirim edaran ke seluruh gubernur serta bupati/walikota di seluruh Indonesia. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: JUSRIWANTO

Tinggalkan Balasan