Ilustrasi. Potret pendidikan di Papua Barat. | CAHAYAPAPUA.com

Manokwari Peringkat 3 Buta Aksara di Papua Barat

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—- Kabupaten Manokwari menduduki peringkat ke-3 se-Papua Barat pada kasus buta aksara. Distrik Manokwari Barat, memiliki jumlah tertinggi dibanding distrik lain di kabupaten ini dalam kasus tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah dan TK Kabupaten Manokwari, Suprianto mengatakan, sesuai hasil survei yang dilakukan, presentase buta aksara untuk usia 15-59 tahun di kabupaten Kabupaten Manokwari tercatat sebanyak 4.089 warga. Survei ini dilakukan terhadap beberapa kategori.

“Tidak semua angka ini mengalami buta aksara, karena yang dimaksud buta aksara bukan hanya mereka yang tak mengenal membaca dan menulis melainkan ada yang disebut dengan buta aksara literi, yang tidak bisa berbahasa dengan baik dan beberapa kategori lainnya,” jelasnya kepada Cahaya Papua, beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini di Kabupaten Teluk Wondama memiliki kondisi terparah, dan disusul kabupaten Tambrauw. Untuk Manokwari lanjut Suprianto, dari tahun ketahun kasus ini mengalami penurunan. Kondisi ini lebih baik dibanding beberapa kabupaten di Provinsi Papua.

Suprianto menambahkan, di Manokwari, Distrik Manokwari Barat mendominasi dengan jumlah 1.244 kasus. Kasus ini terjadi pada warga usia 45 Tahun.“Data ini hanya pada usia 45 tahun keatas, belum termasuk usia 20 tahunan,”imbuhnya. |ADITH SETYAWAN

Tinggalkan Balasan