Manokwari Selatan akan jadi pusat pendidikan militer

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kabupaten Manokwari Selatan, akan menjadi pusat pendidikan militer di wilayah Provinsi Papua Barat.

Kepala Dinas Informasi Komunikasi dan Statistik Manokwari Selatan Max Simatauw yang dihubungi dari Manokwari, Selasa (12/7), mengatakan, Bupati Manokwari Selatan menyambut baik rencana Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari terkait pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) di wilayahnya.

Dia menyebutkan, pemerintah bersama masyarakat adat Manokwari Selatan sudah menyiapkan 500 hektare lahan yang dibutuhkan dalam pembangunan tersebut.

“Bahkan masyarakat sudah tanya kapan bapak pangdam datang untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rindam,” kata dia.

Lahan yang disiapkan berlokasi di Kampung Bondis Distrik Momiwaren. Luas lahan yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan Pangdam.

Dia mengutarakan, pekan lalu Pangdam bersama sejumlah pejabat utama Kodam sudah bertemu bupati dan meninjau lokasi tersebut.

“Bapak Bupati menerima dengan tangan terbuka kehadiran Rindam. Hal itu disampaikan bupati dihadapan Pangdam dalam pertemuam yang dilaksanakan di kamtor Koramil Ransiki,” kata Max.

Dia menjelaskan, lahan yang akan diserahkan kepada Kodam semula akan dijadikan sebagai kompleks perkantoran. Sejumlah gedung sudah didirikan dilokasi tersebut.

Kehadiran Rindam, lanjut dia, sangat diharapkan pemerintah daerah dan masyarakat adat setempat. Pemerintah yakin kehadiran Rindam mampu mendorong pembangunan daerah.

“Disisi lain, pemuda Manokwari Selatan punya kesempatan besar untuk berkarir sebagai anggota TNI,” ujarnya lagi.

Sebelum Manokwari Selatan telah menghibahkan lahan seluas 156 hektare untuk pembangunan Sekolah Polisi Negara(SPN). Lahan yang berlokasi di wilayah Distrik Oransbari itu diserahkan melalui Kepolisian Daerah Papua Barat.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Martuani Sormin mengutarakan, pembangunan SPN di Manokwari Selatan sudah masuk dalam Rencana Kerja Polda. Diharapkan, pembangunan tersebut bisa dimulai pada tahun 2018 mendatang. (ibn)

Tinggalkan Balasan