Ilustrasi. | Ist

Manokwari Selatan Akan Rekrut 75 Guru Kontrak

MANOKWARI SELATAN, CAHAYAPAPUA.com—  Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan tahun ini akan mengangkat guru honorer menjadi guru kontrak.

Kebijakan ini dilakukan terhadap guru honorer di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di kabupaten tersebut.

Koordinator Pengawas Pendidikan Mansel, H. Muhammad Sidiq beberapa waktu lalu mengatakan, sejumlah persoalan dibidang pendidikan masih dihadapi Mansel. Di antaranya, jumlah guru dari PAUD hingga SMA yang masih minim.

“Penerimaan CPNS untuk formasi guru, saat ini belum ada. Sementara jumlah guru berstatus PNS di Mansel tidak sebanding dengan jumlah sekolah. Untuk itu, langkah ini ditempuh” katanya.

Sidiq mengungkap, saat ini jumlah PNS guru di Mansel hanya 84 orang. Mereka tersebar di 47 SD, 6 SMP, 5 SMA dan beberapa sekolah PAUD dan TK.

Mengenai program ini, Pemkab Mansel akan melakukanya secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Digelombang pertama Pemda akan mengangkat sebanyak 75 orang yang difokuskan di Distrik Ransiki, Oransbari dan Momiwaren. Gelombang berikutnya akan dilakukan untuk Distrik Nenei, Tahota dan Isim.

Masalah lain terkait pendidikan, yang kini dihadapi kabupaten ini kata Sidiq, tentang ketersediaan fasilitas perumahan guru terutama di Distrik Nenei, Tahota dan Distrik Isim.

Untuk 3 distrik itu, tahun ini Pemda terpaksa mengangkat guru honorer dari tamatan SMA. Mereka adalah putra-putra Mansel yang berdomisili ditiga distrik tersebut.

Pemda lanjut Sidiq belum berani mendatangkan tenaga pengajar standar S1 dari luar lantaran ditiga distrik ini  belum tersedia  fasilitas perumahan guru.  Sidiq berharap bengunan perumahan guru di tiga distrik ini menjadi prioriras. Pelayan pendidikan di distrik tersebut berjalan lancar layaknya distrik lain. | RIZALDY

One comment

  1. Iyo kami anak mansel.

Tinggalkan Balasan