Hutan Papua Barat

Manokwari Selatan Disarankan Buat Perda Penjualan Kayu

MANSEL, CAHAYAPAPUA.com– Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan, disarankan untuk tidak lagi mengirim kayu log atau kayu bulat ke daerah lain, langkah itu untuk memacu pengusaha lokal mengembangkan industri kayu olehan di kabupaten tersebut.

Hal ini disampaikan Peneliti dari Universitas Negeri Papua, Zulfikar Mardiyadi menjawab keluhan warga terkait keberadaan PT Megapura Mamberamo Bangun Raya di Manokwari Selatan.

Pada kegiatan seminar Implementasi REDD+ (Reduced Emission From Deforetation And Degradation (SARK-REDD+) beberapa waktu lalu, seorang warga, Bonda menyampaikan, jika isu lingkungan ini menghawatirkan, maka tidak semestinya pemerintah pusat dan provinsi, memberikan Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) kepada perusahaan, terutama PT. Megapura Mamberamo Bangun Raya yang hingga kini masih beroperasi di kabupaten tersebut.

Kata Bonda, masayarakat sudah sering mengeluhkan kontribusi dan dampak negatif yang timbul dari aktivitas penebangan yang dilakukan perusahaan tersebut.
Menanggapi keluahan warga, seraya memperlihatkan Peta Fungsi Kawasan Hutan, Zulfikar mengatakan, di wilayah Mansel tidak ada lagi area yang bisa dijadikan lahan produksi kayu kecuali wilayah Tahota dan Isim.

Bila Pemda Mansel menghendaki agar tidak ada lagi perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut, harus mengusulkan perubahan status kawasan hutan kepada kementerian kehutanan.

Sementara terkait dampak negatif yang timbul akibat aktivitas perusahaan itu, ia menyampaikan bahwa, pada intinya penggunaan kayu akan terus berkembang. Namun diharapkan, aktivitas produksi itu harus mempertimbangkan resiko negatif serta pemasukan yang diperoleh pemda dan masyarakat setempat.

Terkait pengiriaman kayu log dari Papua dan Papua Barat, kata Zulfikar hal itu sudah dibahas bersama para pimpinan daerah di Bali beberapa waktu lalu. Hingga kini hanya Provinsi Papua yang masih komitmen untuk mengehentikan pengiriman kayu log ke daerah lain selain di wilayah Papua dan Papua Barat.

Khusus untuk Mansel, Zulfikar menulai, jika Pemda menghendaki agar perusahaan tidak mengirim kayu Log ke luar daerah, Pemda harus menuangkan hal itu dalam sebuah peraturan daerah. | SOETANTO | EDITOR : TOYIBAN