Ilustrasi

Manokwari Selatan fokus hadirkan SPBU

ORANSBARI, Cahayapapua.com— Kepala Dinas Perindakop UKM Kabupaten Manokwari Selatan, Syahrial akan fokus merealisasikan tugas yang diberikan kepadanya.

Syahrial yang baru dikukuhkan pada 29 Agustus lalu mengaku belum bisa memastikan target realisasi atas tugas yang diberikan bupati kepada dirinya. Namun ia akan segera melakukan pengumpulan data.

“Tugas dari pak bupati meski hanya lisan, tapi tetap itu adalah perintah, jadi tetap akan kami tindak lanjuti, cuma untuk saat ini kita baru mau bergerak dengan pengumpulan data,” terangnya kepada Cahaya Papua baru-baru ini.

Sesaat setelah pelantikan pada sesi salam-salaman, bupati meminta Syahrial untuk mengupayakan pembangunan SPBU di Manokwari Selatan.

Keberadaan SPBU di daerah ini dinilai sudah mendesak untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah yang baru itu.

“Disini kita belum ada SPBU, baru ada satu APMS, jadi bapak tolong bantu supaya dalam waktu dekat kita sudah bisa memiliki SPBU,” akunya.

Lebih jauh Syahrial menyampaikan, dirinya sudah melakukan observasi awal terkait dengan mandat dari bupati tersebut, komunikasi awal sudah dilakukan dengan Bappeda untuk mengecek usulan Bappeda ke pemerintah pusat, meski dokumen resminya belum di terima secara langsung, namun informasi terkait usulan SPBU ini sudah di lakukan pada tahun 2016 lalu.

“Saya sudah sempat berkomunikasi dengan salah satu mantan Staf Bappeda yang kemarin sudah dilantik sebagai kepala bidang di Dinas Perikanan, dan informasinya bahwa Bappeda sudah pernah mengusulkan SPBU ke Kementerian ESDM, usulan tersebut pada tahun 2016 lalu,” terangnya.

Kaitan dengan usulan yang dimaksud, akan di kroscek kembali, apakah masih terdaftar di data base kementrian atau harus dilakukan pengusulan baru, sambil mempersiapkan data pendukung di daerah terkait kebutuhan SPBU.

“Selain mengecek usulan yang dimaksud kita juga baru mau mempelajari semua jalur yang harus ditempuh untuk mendatangkan SPBU ini,” tambahnya.

Sejalan dengan perintah bupati, keterbatasan BBM di Manokwari Selatan masih terbatas, karena untuk memenuhi kebutuhan BBM di daerah ini hanya dipasok oleh satu APMS. (acm)

Tinggalkan Balasan