Bupati Mansel didamingi Wakil dan Sekretaris Daerah Mansel saat melakukan pertemuan dengan para pimpinan OPD di lingkup pemerintahan Kabupaten Mansel.

RANSIKI, Cahayapapua.com— Bupati Manokwari Selatan Markus Waran, menegaskan kepada semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Kabupaten Manokwari Selatan, agar tidak menambah anggaran rutin pada tahun 2018.

Hal ini ditegaskan Markus saat melakukan pertemuan dengan kepala OPD dan jajarannya di ruang rapat Setda Mansel, Kamis (23/11). “Jadi untuk rutinitas di tahun 2017 ini akan tetap sama pada tahun 2018 di masing-masing OPD,” tambahnya.

Hal ini ditekan Markus Waran mengingat penambahan anggaran di tahun 2018 dibanding dengan tahun 2017 ini diproyeksika hanya berkisar antara Rp 34 miliar lebih, sementara urusan pemerintahan menurut bupati masih cukup banyak. Untuk itu para kepala OPD diminta untuk mampu mengelola apa yang ada secara maksimal.

Dengan adanya acuan yang sudah disampaikan oleh Bupati Manokwari Selatan, maka Wakilnya Wempi Welly Rengkung yang juga hadir pada kegiatan ini mengharapkan agar pada pembahasan RKA nantinya tidak bertele-tele, dan bisa diselesaikan secepatnya.

Oleh sebab itu, kata Wempi, semua yang hadir agar memegang dengan baik apa yang disampaikan oleh bupati, sehingga pada saat pembahasan RKA antara tim anggaran dan OPD tidak terjadi perdebatan yang panjang.

Supaya secepatnya pemerintah daerah dan DPRD bisa melakukan rapat tentang KUA/PPAS tahun 2018 sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

“Ini sudah jelas, dengan demikian akan membantu kita mempercepat penyelesaian pembahasan dan penyusunan KUA/PPAS,” terang bupati.

Lebih lanjut, atas kondisi keuangan yang ada, Wempi juga menambahkan, selain anggaran rutinitas OPD, hal lain yang juga sudah di patok oleh Bupati Mansel adalah quota perjalanan dinas. Disampaikan bahwa untuk tahun 2018 mendatang perjalanan dinas akan dibatasi sebanyak 7 kali perjalanan.

“Ini juga sudah ditetapkan, untuk itu kepada masing-masing OPD agar hal ini bisa disesuaikan dengan rencana kerja kedepan,” tambahnya.

Pembatasan anggaran untuk masing-masing OPD ini lanjut Wempi, akan terus dievaluasi dan kemudian akan dipikirkan pada perubahan anggaran ​mendatag.

Wempi menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan bagi OPD yang cukup produktif melaksanakan tugas dengan baik bisa mendapatkan perhatian khusus dari kepala daerah. (acm)

Leave a Reply