Masyarakat Maybrat Deklarasi Dukungan untuk DOAMU

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Masyarakat Maybrat yang ada di Kabupaten Manokwari, Sabtu (4/2/2017), menggelar deklarasi dukungan politik untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat  Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani.        

Dijemput dengan tarian adat, kedua pasangan nomor urut I ini diantar menuju tempat deklarasi. Hadir dalam deklarasi tersebut, kepala suku besar Maybrat, kaum intelektual Maybrat dan ratusan masyarakat Maybrat yang berada di Manokwari.

Dalam laporannya, Trisep Kambuaya mengatakan acara deklarasi atau dukungan politik yang dilaksanakan tersebut, lahir dari hati semua masyarakat Maybrat. Pilihan ini, pun didasari bahwa seorang Dominggus Mandacan juga merupakan bagian dari suku besar Maybrat.

“Sebanyak lima ribu tiga ratus masyarakat Maybrat kita harus satu suara untuk mendukung DOAMU karena Dominggus Mandacan adalah keluarga kita dan juga kepala suku besat Arfak yang mempunyai tanah Manokwari yang kita tinggal saat ini,” katanya.

Sementara itu, kaum intelektual suku Maybrat, Origenes Ijie yang menceritakan sejarah hadirnya Provinsi Papua Barat ini, menuturkan bahwa peran seorang Dominggus Mandacan untuk kehadiran Provinsi Papua Barat selain beberapa tokoh seperti Abraham O Atururi dan Jimmy Ijie sangat besar dimana bersedia untuk membuka dan menjalankan inpres yang diturunkan.

Sehingga dirinya meminta agar bukan saja masyarakat Maybrat, namun juga masyarakat Papua Barat tidak boleh melupakan sejarah tersebut.

“Saat ini sudah banyak pejabat di Papua Barat, banyak pegawai, banyak yang mempunyai rumah bahkan mobil sampai 2 dan 3 semua itu karena perjuangan seorang Dominggus Mandacan,” ungkapnya.

Dirinya pun menyesalkan beberapa tokoh yang dulunya menolak kehadiran Provinsi Papua Barat, namun kini berlomba-lomba untuk menjadi orang nomor satu di Papua Barat.

Sementara itu, anggota DPR RI, Jimmy Demianus Ijie berpesan agar masyarakat Maybrat haruslah memilih pasangan Doamu untuk memulihkan harga diri masyarakat Maybrat.

“Dominggus Mandacan bekerja dengan hati, yang lain dengan hati-hati. Itu harus dibedakan. Jika di Kabupaten Maybrat ada 2 pilihan untuk Bupati, namun ingat untuk Gubernur haruslah nomor urut I, karena Dominggus Mandacan adalah anak kita, keponakan orang Maybrat yang haruslah kita bela,” tegasnya.

Dirinya pun berpesan agar selain mencoblos pada 15 Februari 2017 mendatang, maka semua simpatisan haruslah mengawal peroleh suara sehingga tidak terjadi kecurangan seperti tahun sebelumnya.

“Saya lihat calon lain itu bekerja dengan serius karena mereka punya uang. Saya ingatkan agar kita semua kawal KPU dan jaga mati suara yang sudah ada,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dominggus Mandacan bersama dengan wakilnya Muhamad Lakotani mengucapkan terima kasih kepada dukungan masyarakat Maybrat. Dirinya mengungkapkan agar tidak perlu ragu untuk kemenangan DOAMU, karena hampir di seluruh Papua Barat sudah menyatakan dukungan kepada dirinya.

“Jangan lupa saya merupakan bagian dari suku besar Maybrat, saya memohon doa dari semua masyarakat Maybrat dan juga masyarakat Papua Barat, agar dapat mendukung kami pasangan DOAMU sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua Barat periode 2017-2022,” tukasnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan