Ramses Wali, SH

Mau ke Papua, KPK Jangan Hanya Gertak Sambal

SORONG, Cahayapapua.com— Rencana kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia di Provinsi Papua dan Papua Barat ditanggapi dingin oleh salah satu pendiri Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) asal Papua, Ramses Wali, SH.

“KPK jangan hanya gertak saja, kalau mau datang silahkan datang, jangan hanya bicara saja, kalau mau tangkap ya tangkap betul, kalau mau periksa silahkan saja,” tegas Ramses kepada Cahaya Papua, Selasa (23/3/2016) di Swiss Bell Hotel, Kota Sorong.

Menurutnya, jika ingin mendatangi Papua maupun Papua Barat, KPK harus membentuk tim yang solid yang memberikan informasi aktual. “Misalkan harus punya data yang akurat ketika mau eksekusi seorang pejabat, biar tidak muncul hambatan dan lain sebagainya,” sarannya.

Lanjut dia, pejabat di Papua dan Papua Barat banyak dijadikan sebagai alat ATM oleh penegak hukum. “Ada oknum-oknum penegak hukum yang bikin pejabat-pejabat di Papua dan Papua Barat sebagai ATM, setelah dikuras habis barulah ditangkap,” ungkapnya.

Ramses menambahkan, sistem ATM yang dilakukan oleh penegak hukum kepada para pejabat di Papua dan Papua Barat, dapat membuat masyarakat di Papua menjadi miskin.(NSR)

 

 

Tinggalkan Balasan