Ilustrasi. Foto: David Pasaribu

Mau Tahu Bagaimana Mendongkrak Indeks Prestasi? Ikut Kegiatan Ini…

Oleh: DAVID PASARIBU, Koodinator KSM Manokwari

INDEKS Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi adalah parameter umum untuk menentukan sukses tidaknya seorang mahasiswa atau sarjana. Bahkan, rata-rata perusahaan juga mencantumkan IPK minimal 3,00 sebagai syarat untuk melamar pekerjaan. Maka, IPK tinggi pun menjadi dambaan setiap orang.

Lantas bagaimana caranya?

Hal menonjol yang akan disampaikan oleh penulis buku “24 CaraMendongkrak IP”, Agus M. Irkham adalah mengenai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik mahasiswa di universitasnya. IPK ini bersifat kuantitatif, artinya menunjukkan seberapa jauh seorang mahasiswa telah mengerti materi kuliah yang telah disajikan.

Namun menurut penulis, IPK yang ada saat ini hanya menggambarkan kualitas seorang mahasiswa secara kasar (hard skill). Kemampuan diluar teoritis tidak tergambarkan pada IPK ini.

Berdasarkan hal itulah penulis membuat suatu definisi IPK baru, yaitu Indeks Peradaban Kumulatif. Dilatar belakangi oleh kemampuan soft skill seorang mahasiswa. Soft skill yang dimaksudkan tidak hanya mengenai prestasi mahasiswa dalam lingkungan fakultasnya, namun lebih kepada keterampilan emosinya.

Semua itu dapat diwujudkan dalam kemampuan berkomunikasi dalam pergaulan dan organisasi. Selain itu kemampuan seorang dalam menjalani kehidupan sosialnya di kampus, baik dalam kepanitiaan dan organisasi juga berkaitan dengan IPK rumusan penulis.

Dalam konteks inilah, Komunitas Suka Membaca (KSM) Manokwari akan menggelar  diskusi bertajuk “24 Cara mendongkrak Indeks Prestasi” pada tanggal 12 November 2014 di Aula RRI Manokwari, pukul 10.00 WIT.

Kegiatan ini akan mengajak kita semua mempelajari bagaimana cara-cara untuk meningkatkan IPK, kiat menaklukan dosen, taktik mengikuti perkuliahan hingga jurus-jurus untuk memuluskan skripsi serta berbagai rahasia meningkatkan kualitas sebagai mahasiswa.

Ikuti dan raihlah IPK sempurna!!

Tinggalkan Balasan