Kepala Distrik Hingk Moses Saiba SH

Mendesak, Rumah Layak Huni Bagi Korban Banjir dan Longsor

ULLONG, Cahayapapua.com—– Terhitung 16 hari sudah warga korban banjir dan longsor menetap di tenda – tenda pengungsian. Tinggal di daerah pegunungan dengan cuaca dingin yang cukup ekstrim, tentu sangat menganggu kesehatan.

Tak heran keberadaan rumah layak huni sangat mendesak bagi mereka korban banjir dan longsor. “Informasinya dari Pemda Pegaf maupun Pemprov Papua Barat, ada mau bangun rumah barak bagi korban banjir dan longsor di distrik Hingk.

Jika demikian, harus segera direalisasi agar warga yang menetap di tenda pengungsian segera bisa hidup nyaman,” harap kepala Distrik Hingk, Moses Saiba, SH kepada Cahaya Papua, baru – baru ini.

Lanjut dia, saat ini anak – anak dan orang tua lanjut usia yang tinggal di tenda – tenda pengungsian rentan sekali kesehatannya akibat cuaca dingin. Oleh karena itu untuk mempercepat pembangunan rumah barak, warganya sudah menyiapkan lokasi untuk dibangun rumah layak huni tersebut.

“Warga sudah siapkan lokasi, tinggal realisasi pendirian rumah barak tersebut. Kalau bisa secepatnya dibangun karena mendesak dibutuhkan warga yang tinggal di tenda pengungsian,” pungkasnya. (YOS)

Tinggalkan Balasan