Ilustrasi

Mengaku Tuhan, Pasangan Suami Istri di Manokwari Babak Belur Dihajar Massa

 MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Pasangan suami istri bernama J Ariston Fernando PJA alias Jantek dan Samina alias Sintania, Rabu (17/12) babak belur dihajar warga di Pasar Sanggeng. Keduanya mengaku sebagai Tuhan.

Salah satu tokoh agama, Pdt, Edy Klaus Kirihio mengatakan, kejadian  berawal ketika keduanya sedang berada di salah satu toko di Jalan Yos Sudarso, pukul 11.00 WIT. Di dalam toko, sang istri merobek sebuah gambar yang berkaitan simbol keyakinan agama tertentu. Si suami, lebih pongah lagi, saat berdebat dengan warga yang melerai istrinya, ia menyatakan diri sebagai Tuhan.

Warga yang geram dan tidak terima pun mengejar pasangan suami istri ini hingga ke depan pasar.

Keduanya tak dapat menyelamatkan diri saat bulan-bulanan dihajar massa. Keduanya beruntung setelah seorang tokoh agama berhasil meredakan situasi.

Menghindari amukan massa, tokoh agama tersebut membawa keduanya langsung ke kantor polsek kota Manokwari. Atas peristiwa ini, Pdt, Edy mengimbau kepada seluruh gereja – geraja di Manokwari agar tidak mudah terpengaruh atas adanya agama baru yang disampaikan oleh kedua pasangan suami istri ini.

Pihaknya juga akan menulusuri sudah berapa jamaat yang terpengaruh oleh ajaran yang dibawa kedua pasangan tersebut.

Sementara Kapolres Manokwari AKBP Johnny Edizon Isir, Sik melalui Kapolsek Kota Manokwari Kompol Herminto membenarkan bahwa kedua pasangan suami istri ini sudah diamankan.

Keduanya diamankan sambil menunggu tokoh agama memberi pemahaman terhadap kedua pasangan ini.

Jika nanti keduanya sudah akui perbuatannya dan tidak lagi melakukan penistaan agama, maka keduanya akan diberikan surat peringatan dari pihak kepolisian agar tidak lagi melakukan penistaan agama. |TAKDIR

Tinggalkan Balasan