Menghadap Bupati, SDIC Janji Turunkan Harga Semen

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Meski dengan alasan untuk membuka pasaran diluar daerah Bupati Manokwari tak setuju jika harga semen Conch produksi Maruni, harganya jauh lebih murah diluar daerah dibanding di wilayah Papua.

Selasa (21/3) Bupati Demas Paulus Mandacan didatangi oleh perwakilan Pabrik Semen Conch Maruni untuk membicarakan soal harga, yang rencananya akan diturunkan sampai angka Rp. 57 ribu.

“Mereka meminta waktu, untuk menurunkan harga secara perlahan karena tidak bisa langsung drastis. Awalnya mereka menawarkan harga 57 ribu namun saya tolak,” jelas Demas yang ditemui wartawan usai pertemuan dengan pihak PT.SDIC, Selasa (21/3).

Bupati masih tetap komitmen dengan harga pasaran dikisaran harga Rp 40 ribu, setelah adanya temuan semen Conch produksi Maruni dijual di Tual harganya hanya Rp 46 ribu. Meski, pihak perusahaan berdalih bahwa ingin membuka pasaran di luar Papua.

“Kita minta Rp 40 ribu, mereka sampaikan memang dalam proses menurunkan harga tidak bisa sekaligus. Kalau difikir, yang diluar Papua tentu akan ditambah dengan ongkos angkutan, namun harganya masih jauh dibawah harga saat ini di Manokwari,” paparnya.

Bahkan bupati juga berani menjanjikan, jika harga semen Conch produksi Maruni harganya murah tentu secara otomatis akan merajai pasaran semen di wilayah Papua dan Papua Barat.

“Kalau harganya murah, pasti semen-semen lain tidak akan berani masuk ke Papua, karena semua akan memilih menggunakan semen produksi Manokwari,” pungkasnya.

Tentunya masyarakat Manokwari juga berharap agar harga semen bisa turun drastis mengingat lokasi pembuatannya yang dekat. Kebutuhan masyarakat terhadap semen saat ini tidak bisa dikatakan sedikit, terutama diwilayah pembangunan seperti Manokwari dan sekitarnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan