Pelajar SD, Peserta Lomba Bercerita Sedang Menyampaikan Cerita Rakyat. Kegiatan Ini Merupakan Upaya Menjaga Kekayaan Budaya Asli Papua

Menjaga Kekayaan Budaya Lewat Lomba Cerita Rakyat

WASIOR, Cahayapapua.com— Ratusan siswa SD dari distrik Wasior, Wondiboy dan Rasiei dan Teluk Duairi, Kamis (20/4)  mengikuti lomba bercerita yang digelar Dinas Perpustakaan Kabupaten Teluk Wondama.

Cerita  yang diangkat adalah cerita rakyat lokal Papua. Kegiatan ini sebagai upaya menjaga agar cerita rakyat yang merupakan salah satu kekayaan budaya asli Papua terutama di Teluk Wondama tetap lestari.

“Tahun ini pesertanya terbanyak daripada tahun lalu. Jadi kita melihat ada semangat yang tumbuh di tingkat anak-anak sekolah dalam hal cerita rakyat ini. Ini hal yang menggembirakan karena pertanda bahwa anak-anak juga menyukai cerita rakyat,” kata Kepala Dinas Perpustakaan Eka Wosiri.

Lomba tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pendidikan Edi Renmaur mewakili Bupati Bernadus A. Imburi. Dalam sambutan tertulis, Bupati menekankan pentingnya menjaga agar cerita rakyat yang merupakan bagian dari budaya dan kearifan lokal Wondama tetap hidup terutama di kalangan generasi muda.

“Dengan kegiatan seperti ini kita tunjukan bahwa Wondama mempunyai keanekaragaman suku dan budaya yang masih asli yang perlu dijaga kelestariannya,” pesan Imburi.

Pemenang lomba bercerita ini akan dikirim mewakili Wondama ke tingkat provinsi. Tahun 2015 utusan dari Wondama berhasil menjadi juara di tingkat provinsi sehingga mewakili Papua Barat di tingkat nasional. “Kita harapkan prestasi yang pernah didapat tahun 2015 itu bisa dicapai kembali tahun ini,” pungkas Eka Wosiri. (brv)

Tinggalkan Balasan