Anggota KMPB saat mengibarkan Bendera Merah Putih ukuran 10X5 meter di puncak gunung Bembab, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan

Merah Putih berkibar di Gunung Bembab Ransiki

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—- Komunitas Motor Pecinta Bumi (KMPB) Papua Barat, Jumat (1/5/2015) mengibarkan bendera merah Putih berukuran 10×5 meter di puncak gunung Bembab, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.

Ketua KMPB, Abdul Jalil Pauspaus mengatakan, kegiatan ini, dalam rangka memperingati hari Integrasi Papua ke pangkuan NKRI ke 52 tahun.  Pengibaran itu dilakukan setelah melakukan  konvoi dari Manokwari menuju Manokwari Selatan.  Kegiatan yang ia lakukan bersama 20 orang anggota KMPB itu memulai titik startnya dari lapangan Borarsi Manokwari, mereka berangkat setelah mengikuti upacara dilapangan tersebut.

Saat itu rombongan konvoi merah putih itu dilepas oleh Sekda Kabupaten Manokwari, F.N. Lalenoh. Awalnya konvoi merah putih itu akan menjadikan Gunung Botak sebagai titik finish.”Namun dalam perjalanan kami bertemu dengan beberapa tokoh masyarakat, Mansel. Mereka menyarankan agar pengibaran bendera dilakukan di puncak gunung Bembab,”kata Jalil.

Sejumlah warga disekitar gunung bembab meramaikan upacara pengibaran bendera itu. Konvoi dan pengibaran bendera ini dilakukan  sebagai  wujud kecintaan mereka terhadap NKRI sekaligus bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan di tanah Papua.

Ia barharap kegiatan ini bernilai positif bagi generasi muda dalam memupuk kecintaan dan patriotisme pemuda Papua Barat dalam menjunjung tinggi dan menghormati para pejuang Papua  pada proses integrasi Papua saat itu.

Ia juga berharap pemerintah kabupaten dan Provinsi Papua Barat mendukung kegiatan-kegiatan positif  yang dilakukan pemuda. “Anak muda yang sering diidentikan dengan pengendara ugal-ugalan dan sering membuat onar itu tidak semuanya benar, bagi kami anggota KMPB tidak melakukan tidakan-tidakan yang dapat merugikan masyarakat,”imbuh Jalil.

Sejak terbentuk,  hingga kini KMPB terus melakukan kampanye cinta tanah air, “Sehingga patut didukung, secara moral maupun dalam bentuk pembinaan,” tandas Jalil. |RIZALDY