Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

Meski didesak, baru dua SKPD serahkan paket proyek ke GAS PAP

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pascah didesak oleh Gabungan Asosiasi Pengusaha Asli Papua (GAS PAP) Papua Barat, hingga awal oktober ini, baru dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menyerahkan paket pekerjaan barang dan jasa kepada asosia pengusaha lokal tersebut.

Hal ini diungkapakan, Ketua GAS PAP Papua Barat, Ronal Wambieuw, kepada Cahaya Papua, Minggu kemarin.Dikatakannya, sejak aksi yang dilakukan (GAS PAP, red) untuk meminta keadilan dan pemerataan terkait pengerjaan proyek,tercatat hingga memasuki awal Oktober, pihaknya baru mendapat 44 paket pengerjaan semester IV tahun 2017.  “Iya, baru dua SKPD yang merespon dan menyerahkan secara sah 44 paket pekerjaan kepada GAS PAP,” ujar Ronald.

Dijelaskan, dari jumlah paket peekrjaan ini, masih akan dibagi bersama 17 asosiasi pengusaha lokal Papua yang tergabung dalam GAS PAP.  “Dari hasil kordinasi yang dibangun dengan pemerintah, akhirnya telah ada yang menanggapi aspirasi kami, meski baru duaSKPD,” terangnya.

Ronald mengatakan, paket tersebut diserahkan oleh Biro Kepegawaian dua paket dan dari Dinas Pekerjaan Umum Papua Barat 42 paket pekerjaan. “Kami apresiasi kedua OPD yang begitu respon cepat menghargai aspirasi kami,” ucap dia.

Dijelaskan masih ada dua SKPD yang menjajikan sejumlah paket untuk GAS PAP, yakni Dinas Pendidikan (Disdik) dan BPBD Provinsi. Paket yang dijanjikan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Disdik janji ada 37 paket dan BPBD 4 paket, tapi sampai sekarang belum ada kepastian. Karena DAK katanya sudah terlambat untuk dikerjakan. Makanya kami sedikit kecewa dengan prosedur yang ada,BPBD kami harap ada kepastian,” harapnya.

GAS PAP, ancam Ronald, akan kembali melakukan aksi untuk mendesak sejumlah SKPD yang hingga saat ini belum merespon aspirasi mereka. (cr-80) 

Leave a Reply

%d bloggers like this: