Mobil naas yang mengalami kecelakaan di Tanah Merah Bintuni diderek ke Satlantas Polres Bintuni, Senin (17/10). Kecelakaan ini mengakibatkan 1 penumpang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka.
Mobil naas yang mengalami kecelakaan di Tanah Merah Bintuni diderek ke Satlantas Polres Bintuni, Senin (17/10). Kecelakaan ini mengakibatkan 1 penumpang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka.

Miras Bawa Petaka, Mobil Terbalik, Satu Orang Meninggal

BINTUNI, Cahayapapua.com— Diduga sopir dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (miras), sebuah mobil Mitsubishi Triton terbalik di kawasan Tanah Merah, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni. Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan itu terjadi saat mobil tak  bernomor polisi tersebut dikendarai oleh Wely 27 tahun, dari arah Kota Bintuni menuju SP 5, Senin (17/10/2016) sekitar pukul 22.15 Wit malam hari.

Kasat Lantas Polres Teluk Bintuni, AKP Diastuti Wahyu Purnawingsih melalui Kaur Bin Ops Satlantas Ipda Daniel Salubongga mengatakan setelah mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi tenpat kejadian perkara (TKP), dan mendapati kendaraan yang sudah terbalik. Selanjutnya menolong korban membawa ke rumah sakit umum.

Sementara hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan, disimpulkan kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal. Sementara kelengkapan kendaraan, sopir tidak memiliki SIM, dan belum jelas ada tidaknya surat-surat kendaraannya.

“Dari keterangan saksi, penumpang lima orang, satu orang sopir. Dua orang penumpang duduk di bak terbuka sementara tiga orang penumpang didalam,” katanya.

Dikatakannya, korban meninggal dunia David (24) salah satu penumpang yang berada di bak terbuka, mengalami luka robek di muka, dan lebam terkena benda tumpul dibagian dada. Sementara dua korban luka berat dan tiga lainnya luka ringan.

“Belum ada hasil visum secara resmi dari rumah sakit. Sementara pengemudi Wely belum sadarkan diri masih dirawat dirumah sakit,” jelasnya. Sedangkan kendaraan sudah dievakuasi oleh anggota Satlantas dan diamankan di Pos Satlantas Kota Bintuni.

Mengenai kronologi kejadian, Kaur Bin Ops menceritakan sekitar pukul 22.15 Wit, kendaraan dengan kecepatan tinggi dari arah kota Bintuni menuju Kampung Igut.

Setibanya di Tanah Merah, pengemudi Triton tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga mobil oleng kekanan dan ke kiri tidak beraturan, mengakibatkan kendaraan keluar dari badan jalan.

“Mungkin karena di kanan ada jurang dan pembatas jalan, sopir banting setir kekiri sampai melewati badan jalan dan tidak mampu lagi kendalikan. Dan akhirnya menabrak tebing, mobil pun terbalik,” ungkapnya. (ART)

Tinggalkan Balasan