Ilustrasi KDRT. Foto Ist

Miras Picu Kasus KDRT

WASIOR, CAHAYAPAPUA.com—Jumlah kasus  kekerasan dalam rumah tangga atau  KDRT di Kabupaten Teluk Wondama pada tahun 2013 hingga menjelang akhir  2014 dinilai menurun.  Pada umumnya kasus dipicu oleh faktor kemiskinan (ekonomi) dan minuman keras.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Teluk Wondama,  Eka Woisiri, Jumat (31/10) lalu di Wasior mengakui bahwa pihaknya belum menemukan satu kasus pun yang dilaporkan ke polisi pada tahun ini.

Meski begitu, menurut pengamatan pihaknya, kasus semisal  penerlantaran anak,  kekerasan fisik terhadap anak dan istri kerap terjadi. “Umumnya masalah terjadi karena beban ekonomi dan miras. Lalu diselesaikan dalam keluarga saja,” katanya.

Teluk Wondama sudah memiliki Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Lembaga ini dibentuk untuk mengadvokasi korban kasus –kasus KDRT. |ADLU RAHARUSUN

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan