Flindersia pimentelliana

Misteri pohon bunga di Gunung Bembab terjawab

MANSEL, Cahayapapua.com— Pertanyaan yang sering muncul di benak warga Kabupaten Manokwari Selatan ketika melihat dua buah pohon yang berdiri tegak di Gunung Bembab akhirnya terjawab. Pohon yang sering disebut-sebut sebagai pohon Sakura ini, karena daun dan bunganya berwarna merah, ternyata memiliki nama latin Flindersia pimentelliana dan Flindersia amboinensis atau Cendana Papua.

“Di bembab ada dua jenis, satu yang daunnya merah, dan satu lagi yang daun hijau. Yang daun merah ada dua dan yang daun hijau ada satu pohon, tapi saya lihat sudah ditebang,” terang Valen Baransano, alumni Kehutanan Unipa yang baru-baru ini melakukan penelitian di lokasi tersebut, beberapa waktu lalu.

Menurut Valen, pohon Cendana Papua ini memiliki perkembangbiakan yang cukup rumit, karena itu populasinya tidak banyak. Menurutnya adalah berkat bagi suatu daerah apabila pohon tersebut bisa tumbuh di wilayahnya, sebab pohon ini merupakan salah satu pohon yang sudah di lindungi oleh salah satu lembaga internasional.

Dikatakan bahwa, dari hasil penelitian yang dilakukan, Kawasan Gunung Bembab memiliki potensi sebagai tempat tumbuh pohon yang langka tersebut, hanya saja perlu pengawasan dan perhatian yang khusus, sebab hingga saat ini yang berhasil sampai pada fase pohon hanya tiga, semai 5 individu, pancang 2, dan tiang 3 individu.

Oleh sebab itu, Valen menyarankan agar Kawasan Gunung Bembab dijadikan sebagai kawasan konservasi Flindresia Pimentelliana sp. “Pohon ini harus dijaga, pertumbuhannya sangat susah. Salah satu alasannya karena biji dari pohon ini memiliki masa dormansi yang sangat pendek, beruntung di Bembab ini masih ada. Sebab itu baiknya dilestarikan sebelum semuanya punah. Sekarang jumlah pohonnya tinggal 2,” terangnya. (acm)

Tinggalkan Balasan