Ilustrasi, Amunisi

Motif Pencuri Puluru Anggota TNI Masih Didalami

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-– Polisi masih mendalami motif dibalik perbuatan LI yang mencuri 40 butir peluru kaliber 5,6 mm milik keluarganya yang berstatus anggota TNI.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manokwari Ajun Komisaris Polisi Hengky K Abadi mengatakan, LI saat ini masih ditahan untuk kepentingan penyidikan.

“Sampai saat ini kami masih periksa yang bersangkutan terkait motifnya membawa amunisi itu ke Manokwari,” singkat Hengky Abadi kepada wartawan siang kemarin.

LI diciduk polisi saat turun dari kapal perintis rute Biak – Manokwari dalam operasi tim gabungan di Pelabuhan Sowi Marampa, Manokwari, 4 November lalu.

Saat diciduk ia langsung diperiksa dan kedapatan membawa 40 butir peluru kaliber 5,6 mm senjata laras panjang. LI mengaku peluru itu adalah milik keluarganya berstatus anggota TNI yang tinggal di kabupaten Biak, Papua.

Ia dijerat dengan pasal 1 Undang – Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman kurungan badan 10 tahun lebih. |ADITH SETYAWAN