Ilustrasi. Foto: antarafoto.com

Natal Momentum Berbagi dengan Sesama

Kabag Santel Edi Waluyo menyalakan lilin pada perayaan natal bersama Keluarga Besar Santel, Jumat 19122014 Foto : CAHAYAPAPUA.com |Zack Tonu Bala

Kabag Santel Edi Waluyo menyalakan lilin pada perayaan natal bersama Keluarga Besar Santel, Jumat (19/12/2014). Foto : CAHAYAPAPUA.com |Zack Tonu Bala

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.comKeluarga besar Bagian Sandi dan Telekomunikasi (Santel) Sekretariat Daerah Kabupaten Manokwari, Jumat (19/12/2014) melaksanakan Natal bersama di kantor Santel, Jalan Sarinah Manokwari.

Meskipun sederhana, perayaan kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat itu berlangsung khusuk dihadiri oleh pimpinan berikut para staf yang datang bersama keluarga masing-masing.

Sekalipun bukan pemeluk Kristen, Kabag Santel Edi Waluyo mengaku sangat bersuka cita. Terutama karena ini merupakan Natal Bersama pertama kali dalam 4 tahun terakhir selama dirinya menjadi pimpinan Santel.

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh staf terutama bagi yang beragama Kristen agar tidak menjadikan perayaan Natal sebagai seremonial atau sekedar rutinitas yang selalu ada pada bulan Desember.

Natal hendaknya menjadi momentum untuk pembaharuan diri yang antara lain diwujudkan dengan semangat untuk mau berbagi dengan sesama yang kurang beruntung.

“Natal harus memotivasi kita untuk bisa berbagi dengan sesama. Karena rejeki yang kita dapat itu di dalamnya ada bagian untuk Tuhan dan juga untuk sesama kita, “ kata mantan kepala distrik Prafi itu.

Pendeta Imanuel Arobaya dalam khotbahnya mengingatkan bahwa Natal sesungguhnya berkat yang dicurahkan Tuhan bagi umat manusia lewat putera tunggal-Nya Yesus Kristus. Kelahiran Yesus telah membawa pengharapan baru bagi manusia.

Oleh karena, umat Kristen tidak perlu lagi kuatir apalagi takut terhadap apapun di dunia ini jikalau dia mengandalkan Yesus dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun lingkungan masyarakat.

“Tidak ada lagi rasa takut karena yang bertemu dengan kita bukan gubernur atau bupati tetapi Yesus Kristus sendiri, “ ucap Arobaya.

Dia juga menyingung ‘kewajiban’ umat Kristen untuk berbagi dengan sesama melalui persepuluhan.|ZACK TONU BALA

 

Tinggalkan Balasan