Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan (depan)

Nilai APBD Papua Barat tak berubah setelah dievalusi Kemendagri

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kementerian Dalam Negeri mengevaluasi dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua Barat tahun 2018.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan di Manokwari, Selasa, mengatakan, Daftar Program dan Anggaran (DPA) belum bisa dibagikan sebelum evaluasi tuntas dan APBD mendapat pengesahan pusat.

“Papua Barat mendapat waktu dari 29 Januari hingga 19 Februari 2018, untuk memperbaiki dokumen APBD ini. Kemarin pejabat terkait sudah di Jakarta untuk berkonsultasi terkait hasil ¬†perbaikan tersebut,” kata guberbur.

Dominggus berharap, tak adalagi yang membutuhkan perbaikan sehingga DPA segera dibagikan. Ia tak ingin pelaksanaan program pembangunan Papua Barat tahun molor.

“Kami tak ingin seperti tahun 2017 atau tahun-tahun sebelumnya. Jika pembagian DPA molor otomatis lelang juga molor dan itu akan berdampak pada penyerapan anggaran,” sebutnya lagi.

Kelapa suku besar Arfak ini mengungkapkan, evaluasi dan berbaikan yang dilakukan pusat bersama pemerintah daerah ini tidak mempengaruhi nilai APBD yang sudah disahkan bersama DPR.

Menurutnya, evaluasi hanya untuk memastikan bahwa APBD Papua Barat tahun ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan RPJM Nasional.

“Juga RPJMD kabupaten kota. Nilainya tidak berubah, masih Rp.7,3 triliun,” ujar gubernur.

Dominggus berpandangan, evaluasi menjadi hak penting pada aspek perencanaan pembangunan. Proses ini bertujuan agar program yang dilaksanakan pusat hingga daerah bersinergi.

“Pemerintah pusat pusat punya kepentingan, bahwa target atau capaian program kerja nasional tercapai. Disisi lain, harus ada pemerataan dalam pembangunan,”pungkasnya.|Toyiban

Leave a Reply

%d bloggers like this: