Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani.

Nilai proyek bagi pengusaha Papua didorong meningkat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong peningkatan nilai paket proyek penunjukan langsung bagi pengusaha asli Papua di daerah ini.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani di Manokwari, Jumat, mengatakan pemerintah baik pusat maupun provinsi terus berusaha meningkatkan program pemberdayaan. Hal itu dilakukan untuk mendorong peningkatan Indeka Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut.

“Kita akan dorong, untuk daerah pedalaman atau pegunungan nilainya Rp.2 miliar di daerah pesisir Rp.1 miliar yang bisa dilakukan tanpa proses lelang,” katanya.

Lakotani mengungkapkan, usulan tersebut telah disampaikan pada focus group discution (FGD) bersama pemerintah pusat beberapa waktu. Pemerintah akan terus mendorong agar pengusaha Papua bisa mandiri, sejahtera dan mampu bersaing dengan pengusaha luar daerah.

Pada Senin pekan depan akan ada pertemuan bersama antara sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah provinsi Papua dan Papua Barat dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Kami ingin minta aturan yang bisa memayungi kegiatan penunjukan langsung tersebut. Kalau selama ini masih dibawah 500 juta, kami ingin nilainya ditingkatkan makanya Perpresnya harus juga diperbarui,” ujarnya.

Ia mengutarakan, peningkatan nilai paket proyek bagi pengusaha asli Papua ini dilakukan dengan mempertimbangkan kekuatan anggaran daerah.

Peningkatan tidak bisa dilakukan secara berlebihan agar tidak memicu permasalahan baru, bagi disisi pengusaha selaku pelaksana kegiatan maupun pemerintah daerah.

“Nanti hari Senin akan ada jawabanya, LKPP tentu memiliki pertimbangan yuridis dan aspek lain. Kami akan bahas dalam pertemuan itu,” ujarnya lagi. (ibn)

Tinggalkan Balasan