Tirta Segara

OJK target inklusi keuangan capai 75 persen di 2019

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan inklusi atau penggunaan produk dan layanan keuangan masyarakat kelas bawah dan menengah sebesar 75 persen.

Target tersebut akan mampu dicapai pada 2019 mendatang. “Dewasa ini, inklusi keuangan masih rendah, terutama di Papua Barat. Untuk target, kita sesui capaian nasional untuk inklusi 75 persen diakhir tahun 2019, ini ada di perpres 1982,” kata  Tirta Segara, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, usai mengukuhkan TPAD Papua Barat di kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (8/3).

Untuk terus meningkatkan inklusi keuangan sesuai program pemerintah, OJK mendorong masyarakat memiliki sikap keuangan untuk menentukan tujuan dan melakukan perencanaan keuangan.

“Peran pemerintah daerah, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan semakin besar dalam kegiatan edukasi keuangan dan termasuk menyediakan produk dan layanannya,” ujarnya.

Sementara sektor industri jasa keuangan juga diminta semakin lebih aktif atau lebih banyak terlibat dalam berbagai program literasi dan inklusi. “Kalau masyarakat sudah memperoleh banyak literasi, maka permintaan akan naik,” kata Tirta.

Sementara untuk target literasi, Tirta mengatakan, di akhir 2019 OJK menargetkan bisa mencapai 35 persen. “Literasi harus dikejar terus, dan itu targetnya paling tidak diakhir 2019 harus mencapai 35 persen. Sekarang baru mencapai 29,7 persen, kita akan kejar lagi dengan mengedukasi masyarakat,” tutupnya. |Elyas Estrada

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: