DPRD Kota Sorong

OKNUM ANGGOTA DPRD KOTA SORONG BAWA MASSA KE TEMPAT USAHA

SORONG, CAHAYAPAPUA.com– Tak terima dilaporkan ke ke polisi, oknum anggota DPRD Kota Sorong, inisial JL membawa sejumlah warga mendatangi tempat usaha milik pelapor bernama Leonard E. Limanow, di Jalan Ahmad Yani, Kampung Baru, Kota Sorong, Senin (16/11/2015) siang.

Kedatangan JL membuat Avita (istri pelapor) ketakutan dan kecewa dengan tindakan yang dilakukan JL. Kepada wartawan Avita menceritakan jika JL mendatangi tempat usahanya dengan sejumlah warga.

“Pada waktu gerombolan datang, pak JL ini ada dalam mobil, terus mereka datang ada laki-laki berapa orang itu, kemudian ada juga ibu-ibu, mereka bicara ada yang baik-baik, tapi yang lain ada bicaranya luar biasa kasar banget,” tutur Avita, kemarin siang di rumahnya.

Avita mempertanyakan kedatangan JL dengan membawa sejumlah warga ke tempat usahanya. Jika berbicara secara kekeluargaan untuk menyelesaikan persoalan, menurutnya tak perlu membawa sejumlah massa, bahkan melakukan pengancaman kepadanya (Avita).

“Saya kecewa sekali, selaku anggota DPRD ko seperti itu ya, saya kira dia datang untuk minta maaf, berbicara secara kekeluargaan, padahal tidak. Begitua dia (JL) datang, dia ngumpet di mobil, masanya yang turun duluan. Saya baru tau kalau JL juga ikut massa. Massa bilang kalau gitu kasi ketemu dia (Avita) saja dengan JL, itu baru saya tau ternyata JL ikut,” kata Avita.

Oleh karena itu, Avita berharap, pihak kepolisian serius menangani kasus penganiayaan yang dilakukan JL terhadap suaminya (Leonard) pada beberapa waktu lalu.

Kasus ini bermula, saat terjadi Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas), dimana kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh Leonard E Limanow senggol sepeda motor yang dikendarai oleh seorang wanita (diketahui keluarga JL), di pertigaan Masjid Al-Jihad, Kota Sorong, belum lama ini, Sabtu (13/11) pekan lalu.

Mendengar keluarganya disenggol, JL dan sejumlah warga langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penganiayaan terhadap Leonard. Akibatnya Leonard mengalami luka serius disekujur tubuhnya. Selang waktu beberapa menit kemudian, Leonard akhirnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Sorong Kota.

Dari hasil pemeriksaan (visum) dokter, Leonard mengalami retak pada bagian rahang dan hidung mengeluarkan darah. Dikabarkan saat ini Leonard tengah menjalani pengobatan di Jakarta.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sorong Kota, Ipda. Ronny Uniwally, SH yang dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya saat ini sedang memeriksa saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara.

“Korban (Leonard) sampaikan bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap ibu yang mengalami luka lecet pada bagian lengan, hanya saja, pihak keluarga ibu yang disenggol sudah main hakim sendiri sehingga dirinya membuat laporan polisi atas pengeroyokan yang dilakukan oleh keluarga ibu,” ungkap Ronny kemarin.

Banyak pihak menilai agar kasus ini terus diproses, karena dianggap sebagai arogansi seorang pejabat. Apalagi kejadian penganiayaan ini dilakukan oleh seorang oknum wakil rakyat yang seharusnya melindungi rakyatnya.

Aparat kepolisian juga diminta tidak tidak tebang pilih apabila ada upaya agar kasus tersebut (penganiayaan) tidak diproses lanjut. |NASIR|EDITOR : BUSTAM