Ilustrasi Penganiayaan oleh Oknum Polisi

Oknum Polisi Pukul Mantan Wartawan, Korban Desak Pelaku Diproses Hukum

MANOKWARI, Cahayapapua.com—-  Rais Rasyid, warga kota Wasior yang menjadi korban pemukulan oknum anggota Polres Teluk Wondama mendesak pihak Polres agar secepatnya memproses hukum pelaku.

Rais yang juga seorang mantan jurnalis mempertanyakan keseriusan Kapolres Teluk Wondama terhadap anggotanya yang melakukan penganiayaan. Pasalnya sampai  kemarin, pelaku berinisial S yang merupakan anggota satuan lalulintas belum juga ditahan.

“Katanya diproses hukum, kok pelaku saya lihat masih berkeliaran. Padahal saya sudah bikin laporan polisi disertai bukti visum dari rumah sakit,” ujar Rais melalui pesan singkat kepada Cahaya Papua, Selasa (12/7/2016) petang.

Pemukulan terhadap Rais dilakukan S pada Kamis (7/7/2016) malam lalu saat sedang bertugas mengatur lalulintas dalam rangka Operasi Simpati Ramadania Mansinam 2016.  Ketika itu, mantan wartawan Tabloid Suara Akar Rumput (SUAR) itu sedang menaiki motor dari rumahnya menuju pasar Soyar, Wasior.

Jalan yang dilalui Rais sebenarnya merupakan jalan satu arah. Namun karena jarak antara rumah korban dengan pasar Soyar tidak begitu jauh dan kebetulan saat itu sudah malam hari, dia memilih melawan arah dengan berjalan perlahan-lahan.

Baru akan berbalik arah, tiba-tiba datang S yang saat itu menggunakan pakaian dinas langsung memukulinya. Diduga S sedang dalam pengaruh minuman beralkohol. “Tanpa bertanya langsung memukul 3 kali di mulut dan  satu kali di telinga,”tutur Rais yang kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wasior.

Menurut Rais, selain dirinya sedikitnya ada dua orang warga lain yang juga dipukul oleh oknum polisi tersebut.

Kapolres Teluk Wondama AKBP Frits Sokoy yang dihubungi dari Manokwari beberapa hari lalu membenarkan adanya kejadian tidak terpuji yang dilakukan anak buahnya.

“Malam itu juga saya sudah tindak anggota yang bersangkutan. Saya pukul anggota itu,” jelas Frits melalui pesan singkat.

Sebelumnya Kapolsek Wasior AKP Rusman juga membenarkan adanya laporan dari Rais terkait pemukulan yang dilakukan anggota Lantas. Dia menyatakan kasus tersebut tetap diproses hukum karena langsung ditangani oleh Kapolres. (BRV)

Tinggalkan Balasan