Sejumlah pengendara sedang berurusan dengan petugas ketika razia Operasi Zebra Patuh Mansinam 2015 berlangsung, kemarin.

Operasi Zebra Patuh Mansinam Didominasi Pelanggar Tak Berhelm

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Sepanjang Operasi Zebra Patuh Mansinam tahun 2015 di Kabupaten Manokwari, tercatat kendaraan roda dua mendominasi pelanggaran berlalulintas.

Namun tak sedikit pula kendaraan roda empat khususnya angkutan umum yang ikut terjaring razia.

Pelanggaran tidak memakai helm saat berkendara masih menjadi pelanggaran terbesar selama perhelatan Operasi Zebar tahun 2015 di Kabupaten Manokwari, yang berakhir kemarin.

“Untuk penekanan di jajaran Polres Manokwari, kita tekankan di kendaraan roda dua khususnya mereka yang tidak menunggunakan helm, terutama helm Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu banyak pelanggaran kasat mata seperti kelengkapan kendaraan dan pelanggar-pelanggar yang membawa penumpang lebih dari satu orang,” kata Kapolres Manokwari melalui Kasat Lantas Polres Manokwari, AKP Bakri Rudyansha kepada wartawan, Rabu (4/11/2015).

Bakri melanjutkan, sesuai data yang berhasil dikumpulkan selama 7 hari pertama, tercatat sebanyak 190 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang telah ditilang.

Jumlah tersebut masih bertambah, mengingat saat ini jumlah kendaraan yang ditilang belum semuanya terdata oleh Sat Lantas Polres Manokwari.

Operasi Zebra tahun 2015 ini melibatkan pihak Kepolisian, SUBDENPOM XVII/I.I Manokwari, Dinas Perhubungan Manokwari, Pengadilan Negeri Manokwari, Kejaksaan Negeri Manokwari serta Satuan Polisi Pamong Praja Manokwari.

“Razia hari terakhir ini langsung kita tindak ditempat dan sidang ditempat oleh pihak Kejaksaan dan pengadilan. Juga kita laksanakan pelayanan SIM online,” jelasnya.

Hal itu dimaksudkan agar pelanggar yang SIM-nya sudah habis masa berlakuknya bisa langsung memperpanjang SIM-nya. |ADITH SETYAWAN|BUSTAM