Johan Warijo. CAHAYAPAPUA.com | Toyiban

Paket Proyek di Manokwari Tak Cukup untuk Pengusaha Asli Papua

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—– Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Manokwari Johan Warijo mengatakan, perlu ada koordinasi dan kesefahaman antara SKPD dengan Pengusaha Asli Papua dalam pelaksanaan proyek.

Warijo dalam hearing bersama DPRD Manokwari serta Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Manokwari Senin (9/2/2014) mengatakan, saat ini jumlah pengusaha asli Papua mencapai 900 orang, sementara proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari hanya sekitar 300 paket.

Dalam kondisi seperti ini, para pengusaha akan berlomba-lomba untuk mendapatkan proyek tersebut. Disisi lain Pemda pun kesulitan untuk membagi proyek ini secara merata.” Bagaimana acara kita membagi, 300 paket proyek untuk 900 pengusaha Papua,” kata Warijo.

“Rata-rata SIUP yang dimiliki para pengusaha Papua sudah mati. Belum lagi permasalahan lainya. Jika diperketat, akan banyak pengusaha Papua yang tidak mendapat proyek,” imbuhnya.

Untuk itu, hal terpenting menurutnya, harus ada kesepahaman dan koordinasi yang baik untuk mencari solusi terbaik atas persoalan ini. Kedepan perlu dilaksanakan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pengusaha asli Papua..

Ketua DPRD Manokwari, Dedy Subrata May pada kegiatan itu menyarankan agar dilaksanakan rapat koordinasi antar Stakeholders yang dikoorinir Bapeda untuk membahas persoalan ini.

Dalam pertemuan itu menurut Dedy, penting juga untuk membahas upaya
Pemkab Manokwari dalam memberdayakan pengusaha asli Papua. |TOYIBAN

Tinggalkan Balasan