PAN
PAN

PAN Wajibkan Bakal Calon Sampaikan Pidato Politik

MANOKWARI, Cahayapapua.com-– Partai Amanat Nasional (PAN) mengharuskan setiap bakal calon guberur-wakil gubernur sampaikan pidato politiknya. Isi dari pidato akan menjadi bagian penilaian dalam menentukan dukungan partai.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Papua Barat, H. Iryanto Arkan Mandacan mengatakan, pidato tersebut berisikan alasan pencalonan. “Pidato politik merupakan bagian penilaian DPP Partai terhadap setiap bakal calon sehingga tidak bisa diwakilkan. Karena ini bagian untuk pengambilan keputusan, “ kata Iryanto, Kamis (7/4/2016)

Menurut Iryanto, pengambilan syarat pendaftaran bisa diwakilkan. Panitia penerimaan pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat, DPW PAN terdiri dari 9 orang dari unsur DPW dan DPD.

Sementara, tahapan pendaftaran akan dilaksanakan mulai tanggal 7-9 April. “Pengembalian berkas dilakukan tanggal 15-17 April. Pengembalian berkas ini tidak bisa diwakilkan harus diserahkan langsung oleh kandidat,“ ujarnya.

Selain syarat politik, PAN hanya menerima pasangan bakal calon. Partai berlambang matahari ini, juga telah mengantongi rekam jejak dari seluruh nama-nama yang disebut maju dalam pilkada Papua Barat.

“Semua datanya sudah kami miliki. Tetapi, DPP PAN akan melakukan survei internal yang dilaksanakan secara diam-diam. Hasil survei akan dipadukan dengan hasil dari lembaga survei yang ada,” tuturnya.

Iryanto yang didampingi anggot tim pendadtaran, M. Sabir dan Anike Mansiem Boray, menambahkan, seluruh tahapan pendaftaran di tingkat DPW akan dilaksanakan hingga tanggal 24 April kedepan. Setelah itu, hasilnya akan diserahkan ke DPP partai.

“Kita belum bisa pastikan kapan rekomendasi partai diberikan atau diputuskan karena, proses ini membutuhkan waktu. Berkas pasangan calon yang memenuhi kriteria akan diserahkan ke DPP,“ pungkasnya. (ALF)

 

Tinggalkan Balasan