Ilustrasi Pilkada Papua Barat

Panwaslu Bintuni Klaim Tak Ada Laporan Pelanggaran Pilgub

BINTUNI, Cahayapapua.com— Panitia Pegnawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Teluk Bintuni mengklaim sampai dengan ditetapkannya hasil perolehan suara pasangan calon oleh KPU Teluk Bintuni, tidak ada satupun laporan pelanggaran pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat tahun 2017 yang masuk.

Sesuai tahapan pemungutan suara, Panwaslu tidak menerima laporan dari Panwas tingkat distrik dan juga  persolaan ditingkat distrik. Semua bisa dikoordinasi dengan baik tidak ada laporan  yang sampai ke Panwas kabupaten begitupun juga pada rekapitulasi surat suara.

“Kita tidak ada laporan dari Panwas dsitrik dan tidak ada temuan. Sehingga sampai pada hari ini (Rabu red) situasi aman berjalan dengan lancar, meskipun ada tanggapan dari saksi Paslon tapi itu merupakan tanggapan saran dan masukan,” kata Komisioner Divisi Pengawasan  Panwaslu, Daniel Balubun, rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat tahun 2017, di Hotel Stenkool, Km 4, Distrik Bintuni, Rabu (22/2).

Sementara terkait dengan presentase pengguna hak pilih, Balubun mengakui memang ada sedikit menurun dibandingkan dengan pemilukada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015. Apabila dibandingkan antara DPT yang totalnya 45.465 dan jumlah perolehan suara sah calon yang hanya mencapai 33.866, jumlah partisipasi pemilih di kabupaten ini sangat berkurang.

“Berdasarkan DPT kurang lebih 45.465, dan kita lihat perolehan suara tadi (hasil pleno jumlash suara sah calon 33.866), penggunaan hak pilih di Kabupaten Teluk Bintuni kurang lebih hanya berkisar 70 persen,” katanya.

Mengenai masalahnya sehingga terjadi penurunan partisipasi pemilih pada Pilgub, Balubun menjelaskan partisipasi ini kembali pada diri masing-masing pemilih itu sendiri. Dia mengatakan kemungkinan masalahnya karena pesta demokrasi ini menyangkut Pilgub bukan pilbub.

“Dari segi penyelenggara sudah maksimal, mulai dari imbauan, sosialisasi sudah maksimal. Tapi itu semua dikembalikan lagi ke diri pemilih. Mungkin merasa ini karena Pilgub jadi rasa untuk keterlibatan ini kurang,” pungkasnya. (ART)

Tinggalkan Balasan