Pilkada serentak 2015

Panwaslu Manokwari Persoalkan NIK Ganda

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-– Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), Kabupaten Manokwari Bidang Pengawasan dan Penindakan Pelanggaran, Paskalis Borlak mengatakan, data pemilih di daerah ini bermasalah.

Paskalis menilai, KPU belum maksimal dalam melakukan pemutakhiran data pemilih, terutama saat melakukan perbaikan data pemilih sementara (DPS) yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“DPT Pilpres 2014 terdapat sekiranya 50 ribuan NIK (nomor induk kependudukan) ganda. Sedangkan KTP dari luar Manokwari mencapai 400 an lebih. Ini akan menjadi masalah jika tidak dibersihkan,” kata Paskalis kepada wartawan, Jumat (25/9/2015).

Menurutnya, celah ini semakin terbuka lebar pada Pilkada ini. Pasalnya, KPU tidak mengumumkan DPS Pilkada hingga ditingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sesuai tahapan program dan jadwal pelaksanaan Pilkada, lanjut Paskalis, seharusnya pada 10-15 September lalu, KPU melakukan itu.

“Hingga kini, KPU belum melaksanakannya, Panwaslu belum bisa melakukan pencocokan DPS Pilpres dengan DPS hasil pemutakhiran ini,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Panwaslu sudah berupaya meminta DPS hasil pemutakhiran ke KPU, Namun sampai saat ini, data tersebut belum diserahkan. “Tanggal 26 September adalah jadwal pleno data pemilih ditingkat KPU,” tuturnya.

Paskalis mengemukakan, setiap kegiatan yang dilaksanakan KPU terkait tahapan Pilkada, wajib disampaikan kepada Panwaslu. Keharusan ini disyaratkan dalam peraturan Bawaslu nomor 12 Tahun 2015.

“DPT Pilkada ini akan bermasalah. Akan ada warga yang datang ke TPS dengan membawa KTP karena tidak terdaftar. Hal ini terjadi karena, sejak DPS prosesnya tidak diumumkan ketingkat TPS dan kampung,”katanya |RASYID FATAHUDDIN | EDITOR : TOYIBAN