Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat George Yarangga.

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat akan menggelar operasi pasar mengantisipasi kelangkaan barang terutama bahan pangan pokok menjelang hari Raya Natal tahun 2017.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat George Yarangga di Manokwari, Selasa, mengatakan pihaknya akan mengumpulkan para pedagang dan agen distributor barang. Hal itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok.

“Beberapa waktu lalu kami sudah koordinasi, dari laporan pedagang sejaug ini stok aman. Kami harus pastikan lagi agar tidak terjadi kelangkaan,” kata George.

Dia menyebutkan, operasi tersebut digelar sekaligus untuk memastikan tidak ada bahan dan makanan kadualrsa yang beredar.

Menurutnya, upaya pemerintah dalam mengantisipasi kelangkaan barang dan lonjakan harga sudah cukup bagus. Hal itu terkoordinir dari pusat hingga daerah.

“Seperti Bulog saat ini sedang serius mengontrol stok dan harga gula pasir. Kerjasama sudah terbangun antara Bulog dengan beberapa agen dan distributor barang di Manokwari,” katanya.

Selain itu, Kepolisian pun telah membentuk satgas pangan. Begitu pun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang terus gencar melaksanakan pengawasan lapangan.

Operasi pasar yang akan dilaksanakan dinasnya, akan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah kabupaten kota. Ia berharap pasokan kebutuhan pokok menjelang Natal di Papua Barat terjaga.

Dia mengungkapkan, pada setiap hari raya tingkat konsumsi setiap daerah meningkat. Hal mendorong tingginya permintaan pasar.

“Ada nilai positifnya, yakni perputaran uang meningkat otomatis berdampak pada pertumbuhan ekonomi, yang perlu dijaga adalah tingkat inflasi. Makanya stok barang harus dijaga agar tidak terjadi kenaikan harga barang yang berlebihan,” ujarnya lagi.

Yarangga menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Pelindo. Hal itu dilakukan untuk memperlancar proses bongkar muat barang di pelabuhan.

“Bongkar muat bahan pangan kebutuhan pokok, kami minta untuk diprioritaskan. Pihak PT Pelindo siap memberi kebijakan,”pungkasnya. (ibn)

 

Leave a Reply