Ketua Tim Kajian Daerah, Brigjen TNI. Toto Siswanto

Papua Barat Bahas Isu “Besar” dengan Utusan Presiden

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Pemerintah Provinsi Papua Barat, siang kemarin menggelar diskusi dengan tim kajian daerah Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional atau Wantannas, utusan Presiden, untuk mengetahui sejumlah isu “besar” di Papua Barat.

Diskusi itu membahas tiga isu utama, percepatan pembangunan konektivitas antar wilayah, peningkatan kemampuan sumberdaya manusia khususnya sektor pendidikan dan kesehatan juga pemanfaatan sumbedaya kekayaan alam.

Ketua Tim Kajian Daerah, Brigjen TNI. Toto Siswanto menyatakan, tim yang dipimpinnya itu, akan melakukan kajian secara objektif terhadap hambatan dan capaian yang dihadapi dan diraih pemerintah Papua Barat.

Untuk mengumpulkan data, timnya akan berada di Papua Barat selama dua hari. Satu hari di Manokwari melakukan diskusi dan tanya jawab seputar tiga isu utama tersebut dan sehari di wilayah Sorong untuk menggali informasi faktual secara objektif di lapangan.

Hasil kajian selama berada di Papua Barat, sambung dia, kemudian akan disampaikan secara langsung kepada Presiden selaku ketua Dewan Ketahanan Nasional.

“Dengan begitu Presiden dapat mengetahui jelas pokok permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota terhadap konektifitas pembangunan daerah,” kata dia.

Diskusi yang dipimpin Wakil Gubernur Papua Barat, Irene Manibuy didampingi Sekda Papua Barat, Asisten III Setda, dan sejumlah pimpinan SKPD terkait memaparkan hasil capaian pembangunan dan hambatan serta tantangan yang dihadapi.

Dalam kesempatan itu Irene meminta tim kajian agar menyampaikan sejumlah tantangan dan hambatan yang dihadapi pemerintah provinsi Papua Barat dalam mendorong percepatan pembangunan di provinsi ini.

Ia menyebutkan, beberapa capaian program yang telah dilaksanakan Pemerintah Provinsi Papua Barat, seperti di bidang perhubungan, misalnya, transportasi darat perkeretaapian yang menghubungkan Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.

Proyek itu menurut dia telah melewati tahapan kajian studi trase I dan studi trase II yang tahun ini dipastikan sudah bisa dimulai proses pembangunannya.

Bidang transportasi udara, pemerintah berkomitmen mendorong perpanjangan dan perluasan bandar udara seperti bandara Marinda Raja Ampat dan Bandara Rendani Manokwari. Direncanakan tahun ini akan dimulai proses pembangunan landasan pacu bandara.

Di bidang trasportasi laut, pemerintah tengah mengerjakan pembangunan dermaga internasional di kawasan Seget Kabupaten Sorong, dan mendorong efektifitas tol laut untuk mengurangi disparitas dan spekulasi harga-harga barang kebutuhan pokok masyarakat.

Selain itu, dibidang pendidikan dan pembangunan infrastruktur jalan serta pemanfaatan sumberdaya alam juga menjadi topik utama diskusi itu. | RIZALDY

Tinggalkan Balasan