Tol laut Manokwari

Papua Barat dorong Pelabelan komoditas Tol Laut

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat mendorong pemberian label atau tanda pada komoditas yang diangkut melalui kapal tol laut di daerah ini. “Dengan demikian kita tau, mana barang-barang yang diangkut melalui tol laut dan mana yang bukan,”kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Melkias Warinussa di Manokwari, Kamis (18/1).

Ia mengutarakan, program tol laut sudah digelontorkan dan beroperasi hampir dua tahun. Diharapkan, tujuan dari program terealisasi secara optimal. Pihaknya mensinyalir, permainan harga barang pokok terjadi pada tingkat pengecer, sebab harga ditingkat distributor sudah sesuai. “Di Manokwari ada tiga kapal tol laut yang masuk. Kita berharap itu bisa menekan harga secara signifikan,”kata dia.

Melkias menyebutkan, pemerintah pusat telah menggelontorkan subsidi cukup besar pada program tol laut. Ongkos ditribusi tol laut 50 persen lebih murah dibanding angkutan komersil.

Terkait pelabelan produk tol laut, hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya agar tidak ada permainan harga di pasar. Sebab, belum semua distributor memanfaatkan tol laut. “Kami juga berharap, PT Pelni terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” katanya lagi.

Terkait program tol laut pemerintah Kabupaten Manokwari berencana membentuk tim pengawas. Mereka akan ditempatkan di pelabuhan untuk mengawasi proses bongkar muat barang. “Saya akan menyiapkan Perbup (Peraturan Bupati) sehingga kerja tim punya payung hukum,” kata bupati pada wawancara sebelumnya. (IBN)

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: