Papua Barat Genjot Produktivitas Peternakan Sapi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama akademisi, tahun ini akan menggenjot produktifitas peternakan sapi di daerah tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat Hendrikus Fatem di Manokwari, Selasa, mengatakan, pemerintah pusat menarget penambahan 4 juta ekor sapi melalui program Sapi Wajib Bunting (Siwab).

Dia menyebutkan, program ni tersebut dilaksanakan dengan cara melakukan  inseminasi buatan terhadap indukan sapi produktif.

“Melalui program tersebut kita di Papua Barat mendapat jatah 11 ribu ekor sapi harus bunting dan melahirkan anakan sapi tahun ini,” kata Hendrikus.

Untuk mewujudkan program tersebut, kata dia, Pemprov Papua Barat bersama Sekolah Tinggi Penyuluhan dan Pertanian (STTP) Manokwari, saat ini sedang mempersiapkan sarana prasarana pendukung serta sumber daya manusia (SDM) terampil yang dapat melaksanakan program tersebut.

Ketua STPP Manokwari Maya Purwanti pada wawancara terpisah mengutarakan, beberapa waktu lalu pihaknya bersama pemerintah provinsi Papua Barat menggelar rapat koordinasi. Rapat tersebut untuk membahas kesiapan SDM pelaksana Inseminasi buatan.

Menurut dia, program ini dapat berjalan bagus jika ada SDM yang siap dan mampu melakukan proses tersebut. Mahasiswa di kampusnya siap  diberdayakan untuk mensukseskan upaya khusus pemerintah pusat tersebut.

“Rapat saat itu untuk membentuk tim kerja, dalam menyediakan calon Inseminator yang mampu melaksanakan tugasnya dengan Efektif, Efisien,” ujarnya.

Pada program Siwab itu, STPP Manokwari diberikan peran untuk memantau dan melaporkan program upsus Siwab di Papua Barat.STPP akan melibatkan mahasiswa semester 6 terutama jurusan peternakan untuk melakukan pendampingan.

“Sebetulnya kami terkendala karena jumlahahaaiswa kami terbatas sementara kami harus menyiapkan SDM untuk menjawab kebutuhan SDM di lima kabupaten. Kami akan bagi supaya semua kabupaten ada tenaganya,”ujarnya menambahkan. (IBN)

Tinggalkan Balasan