Sekda Papua Barat Nataniel D. Mandacan. |Dokumentasi CAHAYAPAPUA.com

Papua Barat lelang 571 paket proyek 2017

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat membuka lelang 571 paket proyek tahun anggaran 2017. Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Nataniel Mandacan beberapa waktu lalu mengatakan, saat ini masih tersisa waktu sekitar empat bulan untuk mengoptimalkan serapan anggaran pemerintah daerah.

Ia mengimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah dan kontraktor atau pengusaha selaku rekanan bekerja keras. Meskipun demikian, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian.

“LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) sudah mengumumkan paket proyek yang dilelangkan. Rekanan silahkan mendaftar, proses lelang sedang berjalan,” kata Nataniel.

Dia menyebutkan, pelelangan secara elektronik baru pertama kali bagi Papua Barat. Hal ini menjadi salah satu faktor lambannya penyerapan anggaran tahun 2017.

Nataniel berharap proses tender ini segera memperoleh rekanan yang tepat, sehingga program pembangunan Papua Barat tahun 2017 bisa segera dilaksanakan.

“Meskipun lelang dilaksanakan secara elektronik namun pengumuman pemenangnya perlu dibicarakan bersama kelompok kerja. Ada beberapa kontraktor mendapat peringatan, kami tak ingin yang bersangkutan kembali menerima proyek,” ujarnya.

Pada wawancara sebelumnya, hingga saat ini baru sekitar 20,38 persen anggaran pemerintah Papua Barat yang terserap. Pihaknya akan bekerja keras agar tidak menerima sanksi dari pemerintah pusat.

Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian seluruh organisasi perangkat daerah selaku kuasa pengguna anggaran. Presiden Joko Widodo, kata dia, sudah memberi peringatan. Bagi daerah-daerah yang memiliki serapan anggaran rendah akan diberi sanksi. (ibn)

Tinggalkan Balasan