Penandatanganan dukungan para pimpinan OPD pada peluncuran sistem data sektoral satu noken yang dilaksanakan pemprov bersama BPS Papua Barat.

Papua Barat luncurkan sistem data satu noken

MANOKWARI, Cahayapapua.com—¬†Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) meluncurkan sistem data satu noken.

“Sistem ini disebut Sidassken yakni sistem data sektoral satu noken. Seluruh data sektoral di Provinsi Papua Barat ada di portal website ini,” kata Kepala BPS Papua Barat Endang Retno pada peluncuran tersebut di Manokwari, Jumat.

Dia menyebutkan, seluruh data sektoral dari organisasi perangkat daerah (OPD), dan lembaga pemerintah yang lain bisa diakses di Portal ini. Uji coba telah dilakukan dengan melibatkan para operator dari OPD.

“Sudah ada 13 OPD yang mengikutkan operatornya mengikuti pelatihan. Seluruh OPD diharapkan mengirim operator sehingga masing-masing bisa mengubdate data masing-masing,” katanya.

Ia berharap, kedepan seluruh OPD dan lembaga pemerintahan yang lain terus memperbarui data secara berkala. Dengan dengan demikian, masyarakat dan pihak terkait lainu bisa memperoleh data secara valid.

Endang juga berharap, setiap data yang disuguhkan dalam portal tersebut, dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dia menambahkan, bagi pemerintah data dalam sistem satu noken ini bisa menjadi referensi perencanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan daerah.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani pada peluncuran tersebut mengutarakan, ketersediaan data masih menjadi masalah dalam pembangunan daerah. Pelunsuran sistem ini akan menjawab persoalan tersebut.

“Sistem ini akan mendukung penerapan transparansi pemerintah daerah. Sistem ini juga sangat membantu untuk meningkatkan Indeks pembangunan,” katanya.

Dia mengimbau, seluruh OPD terus memperbarui data di wilayah kerja masing-masing. Ia juga berhadap, setiap data di setiap kabupaten masuk dalam sistem tersebut.

“Tidak ada lagi yang ditutup-tutupi lagi. Semua terbuka, transparan dalam menyuguhkan berita,” pungkasnya. (ibn)